Kebangkitan Harvey York Bab 5489 – 5490

Novel Rise to Power The Supreme Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bahasa Indonesia Lengkap.webp

Novel Kebangkitan Harvey York Bab 5489 – 5490 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.

Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 5489 – 5490.


Bab 5489

Melihat sikap Harvey yang begitu arogan dan penuh dominasi, para pejabat yang hadir serasa dicekoki sesuatu yang busuk, membuat perut mereka mual.

Mereka tahu, tidak perlu menunggu Departemen Personalia  mengeluarkan berkas kepegawaian.

Semua memahami, bila Harvey nekat menggunakan hak istimewanya yang hanya berlaku setahun sekali, maka menyingkirkan seluruh jajaran Biro Pertanahan hanyalah perkara sekejap.

Lalu, apa konsekuensinya? Apa yang akan terjadi setelah itu?

Dalam skenario terburuk, pemerintah Jinling akan memindahkan pegawai dari departemen lain untuk sementara.

Bahkan, tak sedikit orang di luar sana yang menanti kesempatan emas untuk masuk menggantikan posisi bergengsi itu.

Dan setelah badai reda, posisi kosong akan segera diisi, mungkin oleh orang-orang yang justru meraup keuntungan dari kehancuran Chanze Foster beserta kroninya.

Bagi mereka, itu berarti promosi, jabatan baru, dan kenaikan gaji. Betapa manis hasil akhirnya bagi yang menunggu di bayangan!

Maka dari itu, banyak pasang mata kini beralih menatap Chanze. Mereka ingin tahu, langkah apa yang akan ia ambil.

Bahkan Kairi pun, dengan senyum samar, tampak menyimpan ketertarikan mendalam.

Akankah Chanze rela mengundurkan diri?

Jabatan Direktur Biro Pertanahan bukan hanya kursi empuk dengan gaji besar. Itu adalah simbol kuasa, pintu menuju koneksi politik lintas generasi.

Menanggalkan posisi itu berarti memutus warisan keluarga dan kehilangan segala pengaruh yang diwariskan.

Belum lagi, di balik punggung Chanze berdiri Keluarga Johnings yang berpengaruh. Seluruh tindakannya hari ini dilakukan demi melayani kepentingan mereka.

Bila ia menyerah, bila ia benar-benar mundur, maka kursinya akan diambil alih oleh orang-orang Kairi. Konsekuensinya jelas: Keluarga Johnings tidak akan tinggal diam.

Pensiun dengan damai? Itu hanya mimpi. Bisa keluar dari pemerintahan Jinling dengan tubuh utuh pun belum tentu.

Karena itu, keterkejutan menyelimuti ruangan. Skenario hari ini melenceng jauh dari rencana semula.

Mereka datang untuk memperingatkan Kairi, untuk menegaskan bahwa pemerintahan Jinling adalah ranah KEluarga Johnings, bukan panggung bagi orang luar.

Namun siapa sangka, situasi berbalik cepat. Bukannya memberi peringatan, Harvey justru menampar wajah semua orang dengan tindakannya.

“Ini hanya perjanjian relokasi lahan, dan kalian bahkan tidak sanggup menanganinya.”

“Proyek renovasi kota tua yang sederhana, dan kalian sudah mengerjakannya tiga bulan tanpa hasil.”

“Dan sekarang kalian malah menyalahkanku?”

Suara Harvey menggema. Ia merogoh ponselnya, menampilkan beberapa berita, lalu memproyeksikannya ke layar TV di ruang konferensi.

“Apakah kalian mengira Nona Patel tidak memahami masalah mata pencaharian rakyat Jinling?”

“Kalian ambil proyek yang jelas tidak sanggup kalian kelola, lalu kalian lempar kesalahan itu pada Nona Patel?”

“Hanya kalian yang bisa berpikir sesempit itu, kan?”

Harvey menepuk keras meja konferensi, bunyinya menghentak udara, membuat dada tiap orang bergetar.

“Pejabat yang tidak melayani rakyat lebih baik pulang saja, jual ubi di pinggir jalan!”

“Kalau merasa tidak kompeten, mundur sekarang juga! Jangan berkeliaran, menghalangi kerja orang lain!”

“Aku akan cari anjing yang lebih berguna daripada kalian pecundang!”

Kata-kata itu menusuk telinga Chanze. Wajahnya berubah kelam, dan ia tak mampu menahan diri untuk berseru, “Siapa yang kamu sebut pecundang?”

Namun Harvey hanya tersenyum tipis, tatapannya penuh ejekan.

“Direktur Foster, jangan salah paham.”

“Aku tidak menargetkanmu.”

“Aku mengatakan bahwa kalian semua di sini adalah pecundang!”

Ucapan itu membuat wajah para pejabat yang hadir menegang. Rasa terhina menguar seperti udara busuk. Mereka seolah dipaksa menelan lalat hidup-hidup.

Namun, meski murka menggelegak dalam dada, tak seorang pun berani menantangnya. Semua sadar, di saat genting ini, siapa pun yang berani melawan akan diusir tanpa ampun.

Harvey sangat berani menentang semuanya sendirian.

Bab 5490

Kairi menyilangkan tangan di dada, matanya menyipit, menikmati setiap detik pemandangan itu.

Ia memang tak sepenuhnya paham seluk-beluk pemerintahan. Tetapi ia jelas melihat satu hal: pendekatan Harvey yang tidak biasa telah berhasil membuat semua pejabat di ruangan itu ciut.

Dengan cara brutal namun efektif, Harvey membangun wibawa mutlak di atas pemerintahan Jinling.

Kalau saja Chanze berhasil mengalihkan kesalahan hari ini, maka ia, Kairi Patel, wakil pimpinan Jinling, pasti akan menjadi bahan tertawaan.

Kini, keadaan justru berbalik.

“Penasihat York, Anda sungguh mengesankan!” suara Chanze pecah, berusaha menahan amarah sekaligus keputusasaan. Ia menarik napas dalam-dalam, berusaha menjaga martabat yang tersisa.

“Di antara kami semua, siapa yang tidak bekerja tanpa lelah demi pemerintah Jinling dan rakyatnya?”

“Kamu menyebut kami tak berguna?”

“Kamu…”

“Bekerja tanpa lelah?” Harvey menanggapi dengan seringai, matanya berkilat dingin.

“Kalau sekarang kamu tidak bekerja keras sebagai pejabat, apa lagi yang mau kamu lakukan?”

“Memeras uang dari rakyat?”

“Direktur Foster, apa menjaga martabat palsu pejabat, berpura-pura mulia di depan umum, adalah kehidupan yang pantas bagimu?”

“Kalau itu yang kamu mau, maaf, kursi semacam itu sudah tidak ada lagi di pemerintahan Jinling!”

Kata-kata Harvey menghantam tanpa ampun.

“Jangan kira setiap kali ada properti baru dijual, kamu bisa dapat potongan harga, lalu menjualnya kembali untuk meraup untung!”

“Jangan kira orang tidak tahu kamu menghasilkan lebih dari dua juta yuan setahun dari permainan kotor itu!”

“Sudah jelas, ini semua tentang korupsi, penyalahgunaan jabatan, kerakusanmu!”

“Aku hanya perlu memanggil orang-orang di Penjara Naga, dan besok kamu akan meringkuk di dalamnya. Percaya atau tidak!”

Ucapan itu membuat wajah para direktur lain berubah pucat. Mereka menunduk, tak berani menatap langsung, tapi sesekali melirik Chanze.

Semua dari mereka berasal dari keluarga pejabat. Uang bukanlah masalah.

Bahkan bila mereka kekurangan, tak banyak yang sebodoh itu mencari untung kecil dari departemen yang mereka kelola.

Chanze, Direktur Departemen Pertanahan, yang seharusnya mengurus lahan dan properti Jinling, justru bermain dengan harga rumah, mencari celah dari perbedaan harga jual kembali.

Itu bukan sekadar pelanggaran hukum. Lebih dari itu, aib besar bagi lingkaran mereka!

Siapa di antara mereka yang peduli dengan recehan seperti itu? Perbuatan Chanze dipandang rendah, menjijikkan, tak berkelas.

Kata-kata Harvey membuat tubuh Chanze bergidik. Wajahnya pucat, nyaris muntah darah. Ia tidak tahu apakah Harvey benar-benar punya bukti, atau hanya menakut-nakuti.

Namun, kenyataannya, ia memang melakukannya.

Hanya saja, jumlah sebenarnya jauh lebih besar. Puluhan juta, bukan sekadar dua juta. Dan sekarang ia tidak bisa mengeluarkan sangkalan, karena setiap kalimat hanya akan memperburuk keadaannya.

Mungkinkah ia benar-benar akan dijebloskan ke Penjara Naga?

Sebelum sempat berpikir, suara pejabat lain menyerangnya dari segala arah.

“Direktur Foster, Departemen Pertanahan tidak bisa menyelesaikan tugas. Jelas itu salah Anda!”

“Bagaimana Anda bisa menyalahkan Nona Patel?”

“Benar! Nona Patel baru saja menjabat hari ini, dan Anda sudah bicara omong kosong! Tidak masuk akal!”

“Semua orang tahu, Anda sudah mengulur waktu tiga bulan untuk perjanjian relokasi itu.”

“Sekarang Nona Patel baru duduk di kursi, Anda malah mengatakan seharusnya kita menandatangani hari ini?”

“Itu kebetulan, atau rekayasa Anda?”

“Direktur Foster, Anda seorang pejabat tinggi Jinling. Seharusnya Anda sadar, setiap kata Anda harus tunduk pada hukum Kerajaan Daxia!”

“Memalukan sekali! Anda sangat tidak tahu malu!”


Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 5489 – 5490 gratis online.

Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 5489 – 5490.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*