Novel Kebangkitan Harvey York Bab 5123 – 5124 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 5123 – 5124.
Bab 5123
Keesokan harinya.
Sebuah Toyota Prado melaju menembus jalan pegunungan yang berliku, menuju markas besar Gerbang Surga.
Di kursi penumpang, Harvey bersandar santai, pandangannya menerobos kaca jendela, menatap panorama perbukitan yang hijau membentang.
Ekspresinya tenang, seolah dunia luar tidak mampu mengguncang ketegarannya.
“Tuan Muda York, perjalanan ke markas Gerbang Surga sangat berbahaya. Apa Anda tidak mempertimbangkan untuk membawa bantuan lebih banyak?” suara Rachel terdengar lembut dari balik kemudi.
Perempuan itu bukanlah sosok biasa. Mantan murid inti Oliver ini, kini memimpin Gerbang Naga cabang Kota Modu.
Namanya disegani, dan kekuatannya melesat pesat setelah mengasah diri di Wucheng.
Sayangnya, Harvey selama ini tidak terlalu mencurahkan perhatian pada urusan teknis semacam itu.
Seandainya ia mau membimbing Rachel lebih jauh, kemajuan sang murid tentu sudah jauh melampaui batas.
Namun Harvey hanya berkata datar, “Bagaimanapun juga, markas besar itu adalah markas Gerbang Surga. Dan Gerbang Surga adalah salah satu tanah suci seni bela diri.”
“Kalau kita dari Gerbang Naga datang bergerombol ke sana, itu sama saja menimbulkan masalah di wilayah mereka!”
“Yang paling penting, seluruh markas besar berada dalam kendali mereka. Tak peduli berapa pun orang yang kita bawa, hasilnya tak ubahnya setetes air di lautan.”
“Kali ini kita datang untuk menyelidiki sampai ke akar, bukan untuk membuat keributan. Kamu mengerti?”
“Kalau ingin membuat masalah, lebih baik aku sendiri yang melakukannya.”
Kata-kata Harvey membuat Rachel terdiam sejenak, lalu mengangguk kecil.
Ia paham maksudnya. Jika pertempuran memang tak terhindarkan, membawa banyak orang hanya akan menjadi beban, apalagi di jantung wilayah Gerbang Surga.
Sebaliknya, bila tidak perlu bertarung, Harvey dan dirinya, ditambah beberapa orang Gerbang Naga yang duduk di kursi belakang, sudah cukup untuk menghadapi situasi.
Namun bila pertarungan benar-benar pecah, Harvey bisa turun tangan seorang diri.
Melihat ketenangan luar biasa Harvey, bahkan Rachel—seorang master bela diri generasi muda—tak kuasa menahan rasa ragu.
Di hadapan mereka terbentang tanah suci seni bela diri yang dikenal penuh misteri dan kekuatan. Tetapi dari sikap santai Harvey, seolah-olah ia sanggup menaklukkan semuanya hanya dengan tangan kosong!
Sungguh keyakinan yang menggetarkan.
Dan Rachel tahu, Harvey bukan orang yang suka membual. Ia sangat percaya pada kata-katanya.
Semakin lama ia menatap Harvey, semakin terasa sosok pria itu tak tertebak kedalamannya.
“Ngomong-ngomong,” Harvey akhirnya membuka suara, “apa ada kabar terbaru dari Jorge? Sebenarnya apa yang terjadi di sana?”
Harvey menarik napas dalam, meletakkan kaleng soda di tangannya, dan menatap lurus dengan mata sedikit menyipit.
Ia perlu memastikan apa yang sesungguhnya berlangsung sebelum menjejakkan kaki ke markas besar.
Rachel memberi isyarat pada murid Gerbang Naga di kursi belakang. Seseorang segera menyerahkan sebuah tablet kepada Harvey. Rachel berbisik, “Menurut informasi terbaru kami…”
“Sejak Quillan datang ke markas, ia berada dalam tahanan rumah. Bahkan setiap hari ia dipaksa menelan bubuk tulang rawan, agar kekuatannya tersegel.”
Harvey tersenyum miring, sudut bibirnya mengangkat sinis. “Lanjutkan.”
Rachel menarik napas pelan, lalu berkata, “Kemarin, keluarga Bowie dan keluarga Lowe di Gerbang Surga mengeluarkan pernyataan bersama.”
“Mereka menuduh Tetua Gibson mencuri rahasia seni bela diri keluarga Lowe.”
“Mereka menuntut agar Tetua Gibson menyerahkan metode pengaturan energi internal Tinju Gerbang Surga milik keluarga Lowe.”
“Tetua Gibson menolak. Malam itu juga, beliau ditemukan meninggal.”
“Seorang ahli forensik melakukan pemeriksaan.”
“Dia menyimpulkan bahwa Tetua Gibson berlatih metode pengaturan energi internal yang ternyata cacat. Akibatnya, ia mati dalam latihan.”
Mata Harvey mengeras. Suaranya terdengar dingin ketika ia berkata, “Jadi, yang mereka incar adalah metode pengondisian energi internal Tinju Gerbang Surga itu.”
“Aku yang memberikan metode tersebut kepada Saudara Gibson. Dan sekarang mereka berani menuduh bahwa itu dicuri dari keluarga Lowe?”
“Heh…” Harvey tertawa rendah, namun senyumnya membeku menjadi dingin.
Bab 5124
Rachel menoleh sedikit, lalu berkata pelan, “Tuan Muda York, situasinya tidak sesederhana yang Anda bayangkan.”
“Keluarga Lowe dan keluarga Bowie mengeluarkan cukup banyak bukti untuk memperkuat tuduhan mereka.”
“Walaupun keluarga Gibson masih punya perwakilan di Dewan Tetua Gerbang Surga, dengan tekanan gabungan dari dua keluarga besar itu, masalah ini sudah berubah menjadi kasus besar yang sulit dibendung.”
Harvey menatap lurus ke depan dan bertanya datar, “Lalu di mana Ketua Sekte? Seharusnya pemimpin Gerbang Surga turun tangan mengurus hal sepenting ini!”
Rachel sempat ragu, kemudian menjawab, “Ketua Sekte Gerbang Surga sudah bertahun-tahun mengasingkan diri demi menembus Alam Surgawi.”
“Sejak saat itu, sebagian besar urusan Gerbang Surga dikelola oleh Dewan Tetua.”
“Adapun Ketua Sekte saat ini… hanya Anda, Penjabat Ketua Sekte.”
Harvey mengangguk pelan. Barulah ia menyadari, token pemimpin sekte yang ia genggam bisa jadi alasan Quillan mengalami nasib malang.
Tiba-tiba—
Bzzz bzzz bzzz…
Ponsel Rachel bergetar. Ia segera mengangkat. Namun tak lama kemudian, wajahnya memucat.
Harvey menangkap perubahan itu. “Apa yang terjadi?” tanyanya tenang.
Rachel menarik napas panjang, suaranya bergetar, “Mobil yang ditumpangi Derwin, Pangeran Gibson, dan Shawney menghilang. Mereka semua lenyap bersama kendaraan. Tidak ada jejak, tidak ada kabar!”
“Singkatnya… seluruh ahli waris keluarga Gibson kini hilang tanpa jejak!”
Tatapan Harvey mengeras, sorot matanya sedingin baja.
“Aku selalu yakin, kematian Tetua Gibson bukanlah kecelakaan.”
Rachel yang cerdas segera menimpali, “Benar. Dan sekarang, Derwin beserta rombongannya juga raib. Ini jelas menunjukkan ada konspirasi besar yang sedang digulirkan.”
Namun Harvey hanya menggeleng tipis. “Bukan konspirasi tersembunyi… ini konspirasi terang-terangan.”
“Mereka mengerahkan segalanya demi merebut teknik pengaturan energi internal Tinju Gerbang Surga itu.”
Ia menoleh, menatap Rachel, “Katakan padaku, apa sebenarnya asal-usul keluarga Lowe dan Bowie?”
Rachel merendahkan suara, menjelaskan, “Sejak zaman kuno, Gerbang Surga memiliki tiga keluarga besar: keluarga Gibson, keluarga Lowe, dan keluarga Bowie.”
“Dulu, keluarga Gibson adalah yang terkuat, bahkan beberapa kali melahirkan Ketua Sekte.”
“Tetapi kemudian keluarga Lowe dan Bowie bergabung, memaksa keluarga Gibson tersingkir dari pusat kekuasaan.”
“Meski begitu, keluarga Gibson masih memegang sepertiga kursi Dewan Tetua. Terlebih dengan Quillan yang memegang token pemimpin sekte, kedua keluarga itu selalu waspada terhadapnya.”
“Berkali-kali mereka mencoba menjatuhkan Quillan, namun selalu gagal.”
“Tapi kali ini, Quillan datang ke markas, bahkan rela menelan bubuk tulang rawan demi meringankan beban Anda, Tuan Muda York…”
Harvey menatap jauh ke arah pegunungan, suaranya datar namun sarat makna, “Aku mengerti.”
“Kini ceritakan lebih rinci tentang Gerbang Surga, juga tentang keluarga Lowe dan Bowie.”
Ia tahu, kebenaran penuh masih harus dibuktikan. Namun satu hal pasti—kematian Quillan adalah tragedi yang sarat intrik.
Untuk mencegah kegagalan di saat genting, Harvey perlu memahami sedalam-dalamnya kekuatan yang sedang ia hadapi.
Rachel kembali fokus pada jalan berliku, lalu berkata pelan, “Walau Gerbang Surga menempati peringkat rendah di antara tanah suci seni bela diri lainnya, kedalamannya tetap sulit diukur.”
“Pemimpinnya dulu adalah dewa perang legendaris, kekuatannya sudah menyatu dengan alam bertahun-tahun silam.”
“Di bawah Ketua Sekte ada Dewan Tetua dengan sembilan kursi. Saat ini, keluarga Gibson hanya memegang satu kursi, sementara keluarga Lowe dan Bowie masing-masing tiga kursi.”
“Kedua keluarga itu memang bersejarah panjang. Bahkan, keluarga Lowe dan Bowie disebut sebagai tetua pertama dan kedua Gerbang Surga.”
“Sekarang, mereka merencanakan aliansi pernikahan. Dengan itu, keduanya makin menyatu menjadi satu kekuatan besar.”
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 5123 – 5124 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 5123 – 5124.
Leave a Reply