Novel Kebangkitan Harvey York Bab 5037 – 5038 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 5037 – 5038.
Bab 5037
Dengan hantaman yang amat keras, tubuh Kaname terhempas ke belakang, menghantam lantai dengan brutal. Energi dalam tubuhnya pun seolah lenyap seketika.
Ia bukan sembarang pria—dia adalah master sejati dari Jepang, seorang jenius dalam dunia karate, pembawa semangat Bushido yang agung.
Namun semua itu runtuh, tak bersisa, hanya karena satu tamparan sederhana dari Harvey.
Menatap sosok Kaname yang kini tergeletak tak berdaya, Harvey menyunggingkan senyum tipis dan menyampaikan peringatan bernada tajam, “Kalau aku jadi kamu, aku tidak akan bergerak.”
“Sedikit saja kamu bergerak, nyawamu yang jadi taruhannya.”
Sembari berbicara, Harvey mengeluarkan ponselnya.
“Ck. Jadi kamu masih ingin melaporkan ini ke polisi?” ucapnya setengah mencemooh.
Meskipun telah kehilangan seluruh kemampuan bertarung, Kaname masih mampu menatap Harvey dengan tatapan jijik yang menusuk.
“Aku yakin, melapor ke polisi tidak akan membawa hasil apa-apa!”
“Aku ini warga Jepang!”
“Aku memiliki kekebalan diplomatik!”
Mendengar itu, Harvey menepuk dahinya, seolah baru saja teringat sesuatu.
“Ah, benar juga!”
“Andaikan kamu tidak menyebutkan soal itu, aku mungkin benar-benar lupa.”
“Seorang mata-mata seperti kamu, yang harganya setengah juta dolar, tempatmu bukan di kantor polisi—tapi di Penjara Naga.”
Tanpa ragu, Harvey segera menghubungi nomor tertentu.
“Halo? Penjara Naga? Aku ingin melaporkan seorang mata-mata, dan mengklaim hadiah setengah juta.”
Sementara Harvey tengah menghubungi pihak berwenang dan bersiap membesar-besarkan masalah ini, di sisi lain kota, tepatnya di sebuah vila mewah di Jinling, Dobby tengah duduk menghadapi Blaine.
Di tangannya, Blaine menggenggam setumpuk dokumen penting. Setelah membacanya dengan saksama, ia menarik napas panjang dan berkata dengan suara berat,
“Kali ini, kita benar-benar meremehkan Harvey, si menantu yang menumpang hidup itu.”
“Awalnya aku kira dia hanya Tuan York dari Fortune Hall, bukan siapa-siapa.”
“Tapi nyatanya, dia adalah Perwakilan York dari Wucheng. Siapa sangka!”
“Dia berhasil menundukkan Aliansi Bela Diri Tianzhu seorang diri dan kini bahkan menjabat sebagai perwakilan dari Aliansi Bela Diri Daxia.”
“Tak heran dia begitu sulit ditaklukkan.”
Wajah Blaine menunjukkan kegelisahan yang tak bisa disembunyikan. Informasi yang baru saja diterimanya itu membuatnya tertegun.
Di antara generasi muda, hanya dua sosok yang selama ini ia kagumi—salah satunya adalah pelatih kepala Batalyon Pedang, dan satunya lagi adalah Perwakilan York dari Aliansi Bela Diri.
Namun kenyataan bahwa kedua sosok itu ternyata adalah Harvey si brengsek, membuat Blaine merasa cukup tertekan.
Meski demikian, sebesar apa pun tekanan dan kekhawatiran yang menghinggapinya, Blaine tahu dengan pasti:
jika ia ingin menghancurkan semua kekuatan bawah tanah di Jinling dan menjadikan Keluarga Johnings sebagai satu-satunya penguasa di sana, maka Harvey-lah yang harus lebih dulu disingkirkan.
Apalagi, Harvey telah berhasil mempersatukan Klan Patel Jinling dan Enam Keluarga Tersembunyi di bawah satu bendera. Itu membuat perlawanan terhadap mereka menjadi jauh lebih rumit.
Andai Harvey bisa disingkirkan lebih dulu, barulah segala sesuatu akan menjadi lebih mudah dikendalikan.
Di tengah percakapan itu, Dobby menyulut cerutu panjang dan ramping yang telah dipotongnya dengan rapi.
Ia memanaskannya perlahan dengan korek api, lalu berbicara dengan nada datar, “Tuan Muda Johnings, untuk apa memusingkan hal-hal kecil seperti itu?”
“Aku tidak peduli apakah dia Perwakilan York atau Tuan York. Yang kutahu, selama dia bukan pewaris inti dari salah satu dari sepuluh keluarga besar, dan dia berani menampar wajah kita, maka dia tidak akan lolos begitu saja.”
“Bisnis bawah tanah sudah ditutup. Aku kehilangan satu miliar lebih. Dengan kerugian sebesar itu, aku pasti akan menghabiskan beberapa tahun di Penjara Langit. Masa depanku hancur.”
“Kalau begitu, kenapa tidak sekalian bertarung sampai akhir?”
“Kalau aku harus mati, maka kubawa dia mati bersamaku!”
“Ini bukan cuma demi menyelamatkan Keluarga Xavier, tapi juga demi menenangkan hatimu, Tuan Muda Johnings.”
“Kalau tidak begitu, bukankah pengorbananku nanti di Penjara Langit akan jadi sia-sia belaka?”
Wajah Dobby tampak penuh kebencian. Meskipun dirinya adalah tokoh berpengaruh, harga dirinya telah diinjak-injak oleh Harvey dalam urusan bisnis bawah tanah.
Baru saja ia bisa menghirup udara bebas, setelah menebus kebebasannya dengan jaminan yang sangat tinggi.
Jika ia tak membalas dendam, bagaimana bisa ia memaafkan dirinya sendiri?
Bab 5038
“Tuan Xavier, jangan terlalu sembrono,” ucap Blaine, menyembunyikan kekesalan dalam senyuman tipis.
“Aku menyerahkan Kaname padamu agar kamu bisa menjaga dirimu sendiri, bukan untuk menjerumuskanmu lebih dalam ke masalah dengan Harvey.”
“Kita masih belum tahu sepenuhnya siapa Harvey sebenarnya.”
“Kalau kita bertindak gegabah, harga yang harus dibayar bisa tak terbayangkan.”
Dobby hanya tersenyum mencemooh, matanya menatap tajam ke arah Gunung Emas Ungu di kejauhan dari balik jendela vila.
“Latar belakang macam apa yang bisa dimilikinya?” katanya pelan.
“Aku penasaran, seberapa sahih statusnya sebagai Perwakilan York?”
“Benarkah dia tak terkalahkan dalam seni bela diri?”
“Kalaupun benar, kalau membunuhnya mustahil, setidaknya kita bisa membuatnya merasa muak, bukan?”
“Yang terpenting sekarang adalah menggali siapa dia sebenarnya dan seberapa jauh kemampuannya. Setelah itu, segalanya akan lebih mudah.”
Dari ekspresinya, tampak jelas Dobby sedang merancang strategi, seolah yakin bahwa kemenangan ada dalam genggamannya.
Melihat itu, Blaine hanya tersenyum kecil. Ia mengambil cangkir teh Pu’er-nya, meniup permukaan airnya yang hangat, lalu menyesapnya perlahan.
Ia merasa puas melihat betapa berambisinya Dobby.
Lagipula, menggali informasi tentang Harvey bukanlah tindakan yang layak dilakukan oleh Blaine, pewaris utama Keluarga Johnings. Itu terlalu rendahan untuknya.
Membiarkan Dobby yang bergerak, yang memang sedang berambisi membalas dendam, jelas jauh lebih menguntungkan. Saat ini, Dobby adalah pion yang paling berguna dalam catur kekuasaan ini.
Tiba-tiba, Dobby, yang semula diam, berkata perlahan, “Ngomong-ngomong, ada satu hal yang harus aku sampaikan padamu, Tuan Muda Johnings.”
“Begitu aku dibebaskan dengan jaminan, aku memberi Kaname satu perintah.”
“Aku menyuruhnya membunuh Harvey, apapun risikonya.”
Blaine terkejut, dahinya berkerut.
“Aku menyuruh Kaname menjagamu, dan kamu malah memintanya membunuh Harvey?!”
“Benar!” sahut Dobby tegas.
“Awalnya, aku hanya ingin memanfaatkan konflik internal Cabang Kesembilan untuk mempermalukannya.”
“Tapi semakin kupikirkan, semakin terasa sia-sia kalau hanya membuatnya kesal.”
“Bukankah akan jauh lebih memuaskan jika langsung menghabisinya?”
“Aku tidak peduli apakah dia Tuan York atau Perwakilan York!”
“Melawan Kaname, master karate Jepang, tak mungkin dia bisa selamat!”
“Kamu…” Blaine mendesah berat.
“Mengapa kamu tidak memberitahuku lebih awal?”
“Kamu tahu sendiri, untuk membunuh orang seperti dia, kita harus mengerahkan seluruh kekuatan. Mengandalkan satu orang, bahkan Kaname sekalipun, itu tidak cukup!”
Dobby menghela napas panjang.
“Tuan Muda Johnings, percayalah,” katanya mantap.
“Aku yakin Kaname cukup kuat!”
“Dan meskipun aku kini bebas dengan jaminan, aku tahu cepat atau lambat aku tetap akan kembali ke penjara.”
“Orang seperti aku sudah bertelanjang kaki.”
“Dan orang yang bertelanjang kaki tidak takut pada mereka yang masih memakai sepatu!”
“Setelah aku membunuh si bajingan Harvey, aku akan menanggung semua akibatnya.”
“Kamu tidak akan terseret dalam perkara ini.”
Blaine terdiam sejenak, menatap cangkir teh di tangannya. Suaranya kemudian terdengar pelan namun penuh tekanan.
“Semua ini tidak sesederhana yang kamu pikirkan.”
“Ini Jinling…”
“Dan Jinling punya aturan mainnya sendiri.”
“Bahkan Keluarga Johnings pun tidak bisa dengan semena-mena menutupi semuanya di kota ini.”
“Kamu mengutus seseorang untuk membunuhnya? Itu jelas melanggar aturan!”
“Dan kamu bahkan tidak memberitahuku sebelumnya!”
“Kalau sampai ada insiden besar, aku khawatir tidak akan mampu melindungimu…”
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 5037 – 5038 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 5037 – 5038.
Leave a Reply