Novel Kebangkitan Harvey York Bab 4985 – 4986 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 4985 – 4986.
Bab 4985
Suara Mandy terdengar dingin bak embusan angin salju.
“Kamu berani berjudi tapi menolak menerima kekalahan, bahkan menjebakku sesuka hati?”
“Dobby Xavier, kamu ini sungguh tak tahu malu!”
“Tempat ini milikmu, dadu juga milikmu. Aku bahkan tidak menuduhmu curang, tapi kamu malah balik menuduhku?”
“Aku sudah bilang, sampai di sini saja urusannya!”
“Kita tidak lagi punya urusan apa pun!”
“Kalau kamu masih ngotot, maka bersiaplah menanggung akibatnya!”
Jelas bahwa Mandy tak sungkan membawa nama besar Keluarga Jean dari Kota Modu ke tengah konflik ini, meski sebetulnya ia enggan.
“Mengancamku?”
Dobby terkekeh pelan, senyum sinis terukir di sudut bibirnya.
“Aku penasaran, Mandy. Ancaman seperti apa yang akan kamu gunakan terhadapku?”
“Kamu akan menggunakan reputasi cabang kesembilan Keluarga Jean dari Kota Modu? Atau koneksi-koneksi gelap yang katanya begitu hebat itu?”
“Mungkin kamu akan menyuruh Pangeran York dari Lingnan menekanku? Atau kamu akan memanggil pelatih kepala Batalion Pedang untuk menghancurkanku?”
“Aku ingatkan! Semua itu tak berarti apa-apa bagiku.”
“Kalau kamu tak mau tunduk, maka biar aku yang memotong tanganmu!”
“Inilah hukum dunia bawah. Kalau aku melumpuhkanmu, tak ada satu pun orang yang bisa berkutik!”
Sambil berbicara, Dobby bertepuk tangan.
Sekejap, lima atau enam pendekar bayaran menyebar, mengunci semua akses keluar dari aula.
“Jangan macam-macam, aku—”
Simmon buru-buru maju berdiri di depan putrinya, berusaha melindungi Mandy. Namun sebelum sempat menyelesaikan kalimatnya, sebuah tamparan telak mendarat di wajahnya.
Tubuhnya terpental, darah menyembur dari mulutnya, lalu jatuh tak sadarkan diri.
“Kamu benar-benar memukul orang?!”
Mandy menjerit marah, wajahnya memucat melihat ayahnya tergeletak tak berdaya.
“Dobby! Ini Jinling! Apa kamu pikir kamu bisa semena-mena melawan hukum di sini?”
Dobby hanya menanggapi dengan senyum santai.
“Tentu saja, di Jinling, kata-kataku mungkin tak berarti apa-apa. Tapi kata-kata Tuan Muda Johnings—itu adalah hukum!”
“Lagipula, aku dan Tuan Muda Johnings seperti bayangan dan tubuh, tak terpisahkan.”
“Siapa yang berani menyentuhku di kota kecil seperti Jinling ini?”
“Jadi, nona… tunduklah padaku, atau akui kekalahanmu. Kalau tidak, tak ada yang bisa melindungimu di sini!”
Tanpa ragu, Dobby mengulurkan tangan kanannya, berniat menyentuh wajah Mandy.
“Kalau kamu tidak percaya, tanya saja—siapa di Jinling ini yang berani menolak kalau aku, Dobby, ingin menyentuhmu?”
“Aku bilang, kamu takkan bisa menolak.”
“Tak hanya tak bisa, tapi kamu sedang menggali kuburanmu sendiri.”
Saat ketegangan memuncak, Harvey yang sejak tadi berdiri dalam diam, akhirnya melangkah maju dan berdiri di hadapan Mandy.
Plaak!
Tanpa basa-basi, ia mengayunkan tangannya dan menampar Dobby keras-keras hingga lelaki itu terjerembap ke lantai.
“Kamu tidak tahu malu, sok suci, dan bertindak seolah dunia milikmu sendiri!”
“Dobby, kamu pikir kamu itu siapa?!”
“Berani menyentuh wanitaku? Apa kamu sudah bosan hidup?”
Ruangan sontak senyap, seolah waktu berhenti berputar.
Mandy menghela napas panjang. Ia tak menyangka Harvey akan campur tangan, apalagi dengan cara seperti ini.
Sementara itu, Dobby membeku. Ia memegangi pipinya yang kini bengkak, tak sanggup berkata sepatah kata pun.
Ia tak pernah menyangka pria dengan penampilan sederhana seperti Harvey akan berani menamparnya.
Tatapan Dobby berubah kabur, nyaris tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi.
Para pengawal dan tamu yang hadir pun terlihat sama terkejutnya. Beberapa wanita cantik bahkan menampar diri sendiri dua kali, mencoba memastikan bahwa mereka tidak sedang bermimpi.
Itu Dobby Xavier!
Seorang pewaris Keluarga Xavier dari Yanjing, salah satu dari sepuluh keluarga papan atas di negeri ini!
Dan pria biasa bernama Harvey berani menamparnya?!
Bagaimana mungkin seseorang yang bahkan terlihat seperti pengawal bisa menampar figur sekelas Dobby Xavier?
Ini sangat tidak masuk akal!
Bab 4986
“Brengsek!”
“Siapa sebenarnya kamu?!”
Setelah beberapa saat linglung, Dobby akhirnya bereaksi. Ia bangkit tertatih, menatap Harvey tajam dengan amarah menyala-nyala di matanya.
Namun alih-alih langsung membalas, ia justru memberi isyarat kepada para pengawalnya untuk tidak bergerak. Ekspresinya berubah serius.
Meski angkuh dan dominan, Dobby bukanlah orang bodoh.
Ia tahu, hanya ada dua tipe orang yang berani menamparnya dalam situasi seperti ini:
Satu, orang yang benar-benar kuat.
Dua, orang yang benar-benar gila.
Dan ia harus memastikan dulu Harvey termasuk yang mana sebelum memutuskan langkah berikutnya.
“Siapa aku?”
Harvey membuka suara dengan tenang, tangannya bersilang di belakang punggung.
“Aku seorang ahli Feng Shui. Pemilik dari Fortune Hall.”
“Lalu, apa salahku menamparmu?”
“Kamu adalah kepala sarang perjudian ilegal. Kamu tak mau mengakui kekalahan, malah menuduh pelangganmu curang. Aku menamparmu, dan kamu masih berani menantang?”
Ahli Feng Shui?
Seluruh ruangan langsung gempar.
Di zaman modern seperti ini, seorang ahli Feng Shui berani melawan sosok sekuat Dobby?
Ini seperti cerita konyol yang tak layak dipercaya.
Dobby pun sempat terdiam mendengarnya, lalu menyeringai penuh sinisme.
“Anak muda!”
“Kamu tahu siapa aku?”
“Aku berasal dari Keluarga Xavier di Yanjing, salah satu dari sepuluh keluarga elite!”
“Aku sahabat dekat putra sulung Keluarga Johnings di Jinling!”
“Di Yanjing maupun Jinling, aku adalah seseorang yang tak boleh disentuh oleh rakyat biasa!”
“Kamu tahu berapa harga dari tamparanmu tadi?”
Ekspresi Dobby berubah muram, suaranya dingin menusuk. Ia menatap Harvey seakan hendak membunuh.
Begitu tahu Harvey hanyalah seorang ahli Feng Shui, para ahli bela diri dan pengawal di sekelilingnya melangkah maju, menunjukkan wajah bengis. Mereka tampak siap menumbangkan Harvey kapan saja.
Namun…
Plaak!
Satu lagi tamparan telak menghantam wajah Dobby.
“Ayo! Katakan padaku!”
“Masalah apa yang kubuat? Berapa besar harganya?”
Bagi Harvey, gelar sepuluh keluarga teratas ataupun klan-klan kuno tak berarti apa-apa.
Siapa pun yang berani menyakiti Mandy, pantas menerima ganjarannya!
Dobby kembali terhuyung, menatap Harvey dengan pandangan tak percaya.
Ia bahkan tak tahu harus berkata apa. Ini di luar nalar!
Para tamu juga membelalak. Apa Harvey benar-benar sudah gila? Atau dia hanya sangat berani?
Ketika dua tamparan itu mendarat, semua orang mulai menjaga jarak dari Harvey. Mereka takut terbakar aura nekat yang dipancarkannya.
Satu tamparan pertama mungkin dianggap sebagai kesalahan anak muda.
Namun tamparan kedua?
Itu adalah penghinaan telak terhadap Keluarga Xavier di Yanjing dan Keluarga Johnings di Jinling!
Jika Dobby adalah orang biasa, mungkin bisa menahan diri. Tapi dia adalah Dobby Xavier!
“Harvey!”
Mandy akhirnya angkat suara, mencoba menghentikan Harvey. Namun semua sudah terlambat.
“Dasar brengsek!”
Dobby menggertakkan giginya, menutupi wajahnya yang mulai memar dan penuh amarah.
“Kamu menyentuhku lagi?”
“Kamu tahu apa akibatnya?!”
Harvey hanya mengernyitkan dahi, suaranya dingin dan tajam, seperti bilah pisau.
“Kamu masih mau ngoceh?”
“Kalau begitu, bagaimana kalau aku menamparmu sekali lagi, dan setelah itu kamu tunjukkan padaku seperti apa akibat yang kamu maksud?”
“Kamu…”
“MATI KAMU!”
Dobby mengaum penuh kebencian, wajahnya merah padam.
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 4985 – 4986 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 4985 – 4986.
Leave a Reply