Novel Kebangkitan Harvey York Bab 4933 – 4934 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 4933 – 4934.
Bab 4933
“Putri baptis?”
“Kinsley Koller?”
Kelopak mata Justin berkedut mendengar kedua kata itu dilontarkan.
“Tuan Muda York, bagaimana mungkin aku bersikap tidak hormat padamu? Kamu mengenalku!”
“Bahkan andai kamu menginginkan putri batisku itu menjadi simpananmu, aku pun takkan menolak!”
Wajah Harvey menggelap, alisnya berkerut tajam. “Jangan melantur. Ayo kita bicara dengan akal sehat.”
Justin terbatuk pelan sebelum melanjutkan, “Soal Kinsley itu… meskipun dia menyebut dirinya sebagai putri sah keluarga Koller dari Qilu, kenyataannya, dia hanya anak di luar nikah.”
“Statusnya di keluarga Koller dari Qilu sangat rendah. Kalau tidak, mana mungkin dia bersikap begitu setia kepada Blaine Johnings?”
“Kali ini, justru Blaine yang menugaskan dia menjadi putri baptisku.”
“Tapi tenang saja! Kalua dia berani bertindak sembarangan mengatasnamakan diriku atau Gerbang Naga, aku bersumpah, aku sendiri yang akan menuntutnya memberikan penjelasan padamu, Tuan Muda York!”
Begitu kalimatnya selesai, Justin langsung menutup sambungan.
Tak berselang lama, ponsel Kinsley bergetar. Ia melirik layarnya secara refleks, namun seketika wajahnya memucat.
Nomor yang tertera adalah milik ayah baptisnya—Justin Walker.
Satu panggilan itu saja sudah cukup untuk memutus seluruh jalinan yang dimilikinya dengan Gerbang Naga.
Harvey melirik ke arah Kinsley yang enggan mengangkat panggilan itu. Ia tersenyum samar. “Seperti yang kuduga, keluarga Koller dari Qilu memang luar biasa.”
“Kamu tidak menjawab panggilan dari Aliansi Bela Diri, dan kini bahkan dari Gerbang Naga pun kamu abaikan!”
“Percaya diri sekali kamu.”
Kinsley menggertakkan gigi, menyadari bahwa menjawab panggilan tersebut hanya akan mempermalukannya di depan umum.
Bahkan bisa mencoreng nama besar keluarga Koller dari Qilu.
Tatapannya tajam mengarah pada Harvey, lalu ia berkata dingin, “Harvey, jangan menganggap dirimu terlalu hebat.”
“Aku hanya malas berdebat denganmu.”
“Segalanya bisa berubah. Masalah ini belum selesai.”
Dengan itu, Kinsley yang tampak tertekan melambaikan tangan dan bersiap pergi bersama anak buahnya.
Namun, kontras antara sikap angkuhnya tadi dan kepergiannya yang penuh aib membuat wajahnya memerah menahan malu.
Dalam hati, Kinsley bersumpah, suatu hari nanti ia akan membalaskan semua ini dan menjatuhkan Harvey tanpa ampun.
Ia ingin dunia tahu betapa mengerikannya nasib orang-orang yang berani menentang keluarga Koller dari Qilu.
“Apa?!”
“Yang barusan… sungguh terjadi?”
Pemandangan Harvey yang hanya dengan dua panggilan telepon membuat Kinsley—yang biasanya dominan dan angkuh—nyaris bertekuk lutut, mengejutkan semua anggota klan Corpse Walkers.
Tatapan Elodia penuh kekhawatiran. Ia masih kesulitan menerima bahwa Harvey benar-benar memiliki pengaruh sebesar itu.
Apa pun langkah yang diambil Kinsley, Harvey selalu mampu membalasnya tanpa kesulitan.
Yang paling mengejutkan, Harvey bukanlah orang berstatus tinggi. Ia hanyalah seorang pria sederhana, dengan latar belakang biasa, yang hanya mengandalkan pengetahuan feng shui dan fisiognomi untuk berhubungan dengan tokoh-tokoh besar.
Namun kini, ia bertindak seolah dirinya adalah penguasa segala sesuatu—sungguh membuat kesal!
“Apa aku sudah bilang kalua kalian semua boleh pergi?”
Tepat saat Kinsley hendak melangkah pergi, suara Harvey terdengar tenang namun tegas.
“Cedro mengirim orang untuk menyakiti orang lain tanpa alasan, dan kamu, Kinsley, datang untuk melindunginya?”
“Kamu mempermalukan nama Aliansi Bela Diri dan Gerbang Naga!”
“Kamu pikir kamu bisa pergi begitu saja tanpa menjelaskan apa pun?”
Seluruh ruangan terdiam. Mereka saling pandang tak percaya.
Apa Harvey ingin meminta pertanggungjawaban dari Kinsley?
Apakah dia bermimpi?
Status Kinsley memang tak seberapa di dalam keluarga Koller dari Qilu, namun keluarga itu sendiri adalah satu dari sepuluh klan paling berkuasa!
Apakah Harvey tidak takut akan akibatnya?
Bab 4934
Kinsley menggertakkan giginya dan menjawab dingin, “Tuan York, penjelasan seperti apa yang kamu inginkan?”
Harvey menatapnya tanpa emosi. “Melihat sikapmu, jelas kamu takkan memberikannya secara sukarela.”
“Jadi, biar aku yang memintanya.”
Plaak!
Tanpa peringatan, Harvey maju dan menampar wajah Kinsley dengan keras.
Tubuh Kinsley limbung, melangkah mundur sambil memegangi pipinya. Jejak telapak tangan merah langsung terlihat jelas di wajahnya.
Ia menatap Harvey dengan ekspresi syok, seakan tak percaya bahwa pria itu benar-benar berani menamparnya.
“Tamparan ini untukmu—karena telah menggunakan nama Aliansi Bela Diri untuk menindas orang lain!”
Plaak!
Harvey melangkah lagi, dan satu tamparan mendarat kembali.
“Ini untukmu—karena menjadikan Gerbang Naga sebagai senjata menindas orang lain!”
Plaak!
“Dan ini tamparan terakhir! Sebagai pelengkap—karena kamu bersekongkol membantu pelaku kejahatan!”
Tiga tamparan berturut-turut mendarat tanpa ampun.
Lalu, Harvey mengayunkan kaki, menendang Kinsley hingga jatuh tersungkur ke tanah. Dengan suara dingin, ia berkata, “Pergilah!”
“Kamu—!”
Kinsley menatap Harvey sambil menutupi wajahnya, tubuhnya gemetar.
Ia sangat ingin membalas, namun begitu ia melihat tatapan Harvey yang penuh ketenangan dan ketegasan, nyalinya ciut.
Akhirnya, tanpa berkata apa pun, ia berbalik dan bergegas pergi bersama anak buahnya.
Adegan itu mengejutkan semua orang.
Siapa sangka Kinsley, dengan segala status dan koneksi yang dimilikinya, bisa dipermalukan hingga sebegitu rupa?
Cedro, yang menyaksikan semua itu, hanya bisa menggertakkan gigi. Ingin sekali ia berteriak marah, tapi yang keluar hanyalah rasa pahit yang mengendap di lidahnya.
Sebagai putra tertua klan Corpse Walkers, belum pernah ia dihina seperti ini.
Sementara itu, Elodia nyaris meledak karena emosi.
Bagaimana mungkin seseorang yang dianggap sebagai menantu tak berguna bisa bersikap segila itu?
“Saat ini, kartu truf apa lagi yang kalian punya?”
Harvey menoleh ke arah Cedro, melemparkan senyum ringan.
“Kalau tidak ada, biar aku yang memberi kalian penjelasan!”
Wajah Cedro menegang. Dalam sekejap, ia mencabut pistol dari pinggangnya, membidik dahi Harvey, lalu menyeringai.
“Ini penjelasanku! Tahun depan, di tanggal ini, aku akan membakar banyak uang kertas untukmu!”
Semua orang menahan napas.
Tak seorang pun menyangka Cedro akan bertindak sebrutal itu.
Namun, detik berikutnya—
Kraak!
Tepat saat Cedro hendak menarik pelatuk, Harvey menginjak batu biru di bawah kakinya.
Batu itu pecah, dan pecahannya melesat cepat masuk ke moncong senjata Cedro.
Dan saat itu juga, pelatuknya ditekan.
Boom!
Suara ledakan menggema keras. Senjata itu meledak di tangannya sendiri.
Tangan kanan Cedro hancur berkeping-keping.
Ia berteriak kesakitan, darah mengalir deras, menciptakan pemandangan yang mengerikan.
“Aku cukup puas dengan penjelasan ini,” ujar Harvey ringan.
“Pasanganmu itu, pria yang… terus terang.”
“Tapi, dia harus bergantung padamu seumur hidupnya.”
Ia menatap Elodia dengan senyum tipis, lalu berbalik meninggalkan tempat itu bersama Derwin, Shawney, dan yang lainnya.
Soal “pengusiran”?
Corpse Walkers itu sudah cacat. Apa gunanya mengusir mereka?
Membiarkan mereka tetap tinggal saja sudah merupakan bentuk belas kasih dari keluarga Gibson yang tersembunyi.
Elodia menatap punggung Harvey yang semakin menjauh, menggertakkan giginya dengan geram.
Bajingan itu telah menghancurkan pria yang dirinya cintai!
Masalah ini… belum selesai!
Suatu hari nanti, ia bersumpah akan membawa Pangeran Tampannya untuk menghabisi Harvey York!
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 4933 – 4934 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 4933 – 4934.
Leave a Reply