Novel Kebangkitan Harvey York Bab 4867 – 4868 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 4867 – 4868.
Bab 4867
Pria bertubuh kekar itu tampak tertegun. Sorot matanya menyipit tajam, menelusuri Harvey dari kepala hingga kaki.
Ia memutar lehernya sambil berucap dengan nada menghina, “Ada urusan apa, Nak?”
“Ingin jadi pahlawan dadakan dan menyelamatkan wanita malang? Siapa kamu sebenarnya? Sebutkan namamu!”
“Lihat saja, apakah kamu memang pantas ikut campur dalam urusan ini!”
Dengan tenang dan tak tergoyahkan, Harvey menjawab, “Aku suami Mandy.”
“Suami?”
Ekspresi lelaki kekar itu membeku sejenak, lalu senyuman sinis merekah di sudut bibirnya.
“Ah, jadi kamu si menantu legendaris itu, yang cuma numpang hidup? Si gigolo rumahan?”
“Aku dengar kalian sudah menikah selama tiga tahun, tapi kamu bahkan belum pernah menyentuh tangan istrimu!”
“Pria macam kamu seharusnya malu dan mengubur wajahmu ke tanah!”
“Sudah kubilang, kamu tak punya hak untuk mencampuri urusan ini!”
“Kamu tak layak mendapatkannya!”
Sembari berkata begitu, ia meludah ke lantai disertai decakan jijik. “Puh!”
Kemudian, dengan raut wajah bengis, ia menyeringai, “Ayo sini, dasar cengeng. Kuberi kamu pilihan. Jilat lantai ini sampai bersih, maka aku akan mengampunimu!”
“Kalau tidak, pembunuh harus membayar dengan nyawa, dan orang berutang harus melunasi utangnya!”
“Aku akan menukar nyawa ayahku dengan nyawa istrimu!”
Setelah melontarkan ancamannya, ia mengangkat tangan, memberi isyarat. Seketika, kerabat-kerabatnya yang terlihat brutal mulai bergerak maju.
Bahkan beberapa wanita menggenggam bangku rumah sakit dengan penuh kesiapan, siap menyerbu kapan saja.
* * *
“Tunggu!”
Suara Mandy menggema, tegas meski gemetar. Ia menggertakkan giginya sebelum berkata,
“Seratus juta itu tidak mungkin.”
“Namun, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan dedikasi Bapak Lee, kami bersedia memberikan kompensasi sebesar lima juta yuan.”
“Itu batas maksimal sesuai anggaran dasar perusahaan.”
“Untuk syarat lainnya, kami tak bisa menyanggupi.”
“Perusahaan tidak mampu membayar lebih dari itu.”
Jelas terlihat, Mandy tidak ingin Harvey terseret dalam keributan ini. Ia ingin menyelesaikan konflik ini secara damai.
Namun, lelaki kekar itu hanya tertawa meremehkan.
“Lima juta? Mandy, apa kamu mengira aku ini pengemis?”
“Aku sudah bilang, syaratnya sudah berubah! Karena suamimu yang cuma numpang hidup itu, sekarang aku menuntut lima ratus juta yuan! Ditambah, kalian harus membayarku satu bulan penuh, dan kalian juga harus…”
Plaak—!
Sebelum ia sempat menyelesaikan ucapannya, Harvey melangkah maju, lalu menampar wajah pria itu dengan keras hingga terjatuh.
“Sepertinya kamu tak paham arti kesempatan yang kuberikan.”
Harvey melangkah maju lagi, menginjak dadanya dengan tegas. Suaranya tetap tenang namun menyimpan ancaman dingin,
“Bawa orang-orangmu dan angkat kaki dari sini. Kalau kamu masih ingin membuat keributan, jangan salahkan aku kalau harus menggunakan cara kasar.”
“Berani ya? Aku ingin lihat seberapa kasar kamu bisa!”
Dengan tangan menutupi wajahnya yang memar, pria itu menyeringai menantang.
“Tuan York, dengar ini baik-baik. Ini belum selesai!”
Ia lalu berteriak sekeras-kerasnya, “Penganiayaan! Ini penganiayaan!”
“Para kapitalis tak bermoral ini telah membunuh ayahku, menolak memberi kompensasi, dan sekarang mereka ingin membunuhku!”
“Di mana hukum? Di mana keadilan?!”
“Panggil polisi! Ayo semuanya, tolong panggil polisi!”
Teriakan histeris itu segera menarik perhatian kerumunan. Beberapa orang yang merasa terpanggil oleh rasa keadilan, langsung mengeluarkan ponsel mereka dan menghubungi pihak berwajib.
“Nona Zimmer, ini…”
Mayla dan sejumlah eksekutif memandangi kekacauan itu dengan raut cemas.
Yang paling mengkhawatirkan, di era media sosial yang begitu liar ini, sudah ada beberapa orang yang mulai merekam video pendek.
Jika rekaman itu tersebar luas di internet, reputasi Keluarga Zimmer bisa hancur seketika.
Bab 4868
Mandy terlihat semakin cemas.
Andai ia tahu keadaan akan sekacau ini, sudah pasti ia tidak akan membawa Harvey ikut serta.
Dengan hati yang penuh kegelisahan, Mandy meraih tangan Harvey dan memohon, “Harvey, sudah! Jangan lanjutkan! Tolong bantu dia berdiri dan minta maaf.”
“Paling buruk, kita beri dia sedikit tambahan uang.”
Namun, mendengar perkataan Mandy, pria kekar itu justru mencibir penuh penghinaan.
“Hei cantik, uang saja tidak cukup!”
“Aku dengar kamu punya adik perempuan. Begini saja, syaratnya berubah!”
“Sekarang kamu dan adikmu harus membayarku selama sebulan penuh, atau…”
Kraak!
Belum sempat ia melanjutkan ucapannya, Harvey tanpa basa-basi menginjak pergelangan tangannya.
Terdengar bunyi retakan tajam, disusul dengan jeritan nyaring seperti babi disembelih. Pria itu menggeliat dan mengerang di lantai, kesakitan luar biasa.
Adegan brutal ini langsung membungkam seluruh ruangan.
Tak seorang pun menyangka Harvey akan bertindak sekeras itu.
Perselisihan yang semula seputar kompensasi kecelakaan kerja kini berubah menjadi kasus penyerangan pribadi.
Jika ini disalahartikan, bukan mustahil Harvey harus merayakan Tahun Baru di balik jeruji besi.
Tindakannya yang impulsif justru bisa membuat keluarga Zimmer harus menggelontorkan lebih banyak uang untuk meredam kekacauan ini.
Mayla dan para eksekutif lain sangat menyadari posisi Harvey sebagai suami Mandy. Meski wajah mereka terlihat tegang, tak satu pun berani menyampaikan keberatan.
Sementara itu, Marelyn tampak mengernyitkan dahi, pikirannya melayang entah ke mana.
Namun para perawat muda di sekitar hanya bisa memandangi Harvey dengan sorot mata penuh keheranan.
Belum pernah ada yang begitu nekat menanggapi situasi pelik seperti ini.
Menantu yang hidup menumpang ini tampaknya sedang mencari masalah besar!
“Apa yang kamu lakukan?!”
“Ini rumah sakit, tahu?!”
“Berhenti ribut!”
Tiba-tiba, suara sirene polisi menggema dari luar. Tak lama, pintu rumah sakit didobrak keras. Beberapa petugas berseragam turun dari mobil dengan langkah mantap dan aura tegas.
Pemimpin mereka adalah seorang pria berwajah persegi dan bersikap dominan. Ia menerobos kerumunan, memindai lokasi kejadian dengan tatapan tajam.
Sebagai inspektur berpengalaman yang sudah sering menangani perselisihan rumah sakit, ia dengan cepat memahami situasi yang terjadi.
Namun saat melihat bekas tamparan di wajah pria kekar itu dan pergelangan tangannya yang tampak bengkak, raut wajahnya langsung mengeras.
Detektif itu adalah sosok yang menjunjung tinggi keadilan dan sangat membenci segala bentuk perundungan.
Dengan langkah pasti, ia mendekati Harvey, menatapnya dari ujung kepala hingga kaki. Lalu dengan suara dingin, ia bertanya,
“Apa yang terjadi di sini?”
“Siapa korbannya?”
“Ketidakadilan macam apa yang menimpamu? Katakan saja!”
“Jangan khawatir, aku di sini. Bahkan kalau yang kamu hadapi adalah seorang kaisar, aku akan tetap membelamu!”
“Sebab, nama belakangku adalah Braff!”
“Braff dari Keluarga Braff yang tersembunyi!”
Sambil memperkenalkan diri, Inspektur Braff meletakkan kedua tangannya ke belakang, memperlihatkan sikap otoritatif.
Begitu nama itu diucapkan, suasana langsung berubah.
Tatapan orang-orang langsung tertuju pada Harvey, beberapa bahkan tampak syok.
Inilah Inspektur Braff, sosok legendaris yang terkenal karena keberaniannya dalam menegakkan hukum.
Sebagai anggota Keluarga Braff yang tersembunyi dan dikenal adil, masyarakat menjulukinya sebagai “keadilan yang hidup.”
Sayangnya, jika Harvey jatuh ke tangannya, bisa jadi dia akan dikenakan pasal penyerangan…
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 4867 – 4868 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 4867 – 4868.
Leave a Reply