Novel Kebangkitan Harvey York Bab 4651 – 4652 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 4651 – 4652.
Bab 4651
Plaak!
Tanpa menunggu Alma menyelesaikan teriakannya, Harvey mengayunkan tangan dan menampar wajah wanita itu dengan punggung tangannya.
Tamparan keras itu langsung membuat pipi Alma memerah dan membengkak, bahkan wajahnya yang sudah dipoles hasil operasi plastik tampak miring dan rusak bentuknya.
Alma menutupi wajahnya, terhuyung, lalu jatuh ke tanah. Amarah, kepedihan, dan rasa malu yang teramat sangat terpancar jelas dari raut wajahnya.
“Kakak! Meskipun aku bukan saudara kandungmu, kita masih satu darah!”
“Aku juga berasal dari Keluarga Johnings di Jinling!”
“Bagaimana bisa kamu membiarkan aku dipukuli oleh menantu yang tidak berguna ini?!”
“Dan semua ini tanpa alasan yang jelas!”
Dalam benaknya, Alma benar-benar tak menyangka, bagaimana bisa seseorang seberani itu berdiri di hadapannya dan menamparnya tanpa ampun?
“Keluarga Johnings bukanlah keluarga yang bisa dipermalukan begitu saja!”
“Bukankah kamu sendiri yang mengajarkan hal itu padaku sejak kecil?! Sudah lupa?!”
Kelopak mata Coulson berkedut pelan, dan otot-otot wajahnya menegang, tapi ia tak berani bersuara. Ia hanya berdiri terpaku dalam diam.
Pengalaman memalukan semalam, ketika ia dipaksa berlutut di depan Harvey, telah mengikis habis harga diri dan martabatnya.
Dalam kondisi seperti itu, darimana lagi keberanian untuk menantang pria itu?
“Tanpa alasan?”
Harvey menyunggingkan senyum sinis, ekspresinya seolah mengejek kebodohan Alma.
“Kamu membawa Mandy keluar tadi malam dengan niat busuk dan bahkan memberinya obat bius!”
“Dia menganggapmu sebagai adik perempuan yang bisa dipercaya, tapi kamu memperlakukannya seolah ia sekadar alat tawar-menawar.”
“Kamu ini benar-benar busuk—dan kamu berharap seluruh wanita di dunia sebusuk dirimu.”
“Mengapa? Apa karena kamu begitu puas semalaman sampai kamu lupa semua perbuatan kotormu?”
“Atau kamu masih merasa tidak bersalah dan tidak melakukan kesalahan apa pun sekarang?”
Nada bicara Harvey terdengar datar, tetapi setiap katanya mengandung hawa dingin yang menusuk tulang, membuat siapa pun yang mendengarnya bergidik ketakutan.
Ini… semua karena Mandy?!
Baru saat itu Alma sadar sepenuhnya.
Ternyata Harvey mengincarnya karena urusan Mandy!
Dan kemungkinan besar masalah ini juga telah sampai ke telinga Keluarga Jean di Kota Modu!
Tak heran Harvey, menantu yang selama ini dipandang remeh, berani bertindak sekejam ini.
Ia tengah memainkan kartu truf besar!
Namun… bukankah pria ini sudah diusir dari Cabang Kesembilan Keluarga Jean?
Mengapa sekarang justru seolah kembali dekat dengan Keluarga Jean di Modu?
Alma mulai menebak-nebak, mungkinkah Keluarga Jean sengaja membiarkan Harvey tampil karena ingin menjaga hubungan baik dengan sepuluh keluarga besar dan memanfaatkan situasi ini demi keuntungan sendiri?
Dari sini, bisa disimpulkan bahwa semua yang terjadi tadi malam telah direncanakan dengan matang.
Pantas saja Harvey, yang selama tiga tahun menikah dengan Mandy bahkan tak menyentuh jarinya, sekarang mendadak meledak dalam amarah!
Namun, Alma juga menyadari satu hal penting—Harvey pada akhirnya hanyalah anjing milik Keluarga Jean dari Modu.
Sekarang ia menggigit, tapi ketika Keluarga Jean telah mendapatkan apa yang mereka inginkan, pria itu pun akan disingkirkan.
Dan pada saat itu tiba, kelicikanlah yang akan menjadi akhir dari segalanya.
Dengan kata lain, lima ratus juta miliknya akan kembali ke tangannya!
“Hahahaha! Pantas saja kamu begitu percaya diri!” seru Alma sambil tertawa nyaring. “Kamu membuat saudara keduaku berlutut dan bahkan menamparku!”
“Rupanya kamu pikir bisa bertindak semaumu karena merasa dilindungi oleh Keluarga Jean di Modu!”
Ia merasa telah menemukan jawabannya.
“Sudah kukatakan sejak dulu, kamu itu tidak berguna!”
“Harvey, aku tak pernah menghargaimu, karena kamu memang sampah yang tak punya kemampuan!”
Bab 4652
“Berani-beraninya kamu mengandalkan pengaruh Keluarga Jean di Modu hanya untuk datang ke sini dan membentakku!”
“Kalau mereka menendangmu keluar, kamu tak akan berarti apa-apa!”
Di mata Alma yang tenggelam dalam keangkuhannya, keyakinan Harvey berasal dari latar belakang Keluarga Jean di Modu.
Kalau bukan karena dukungan keluarga itu, bahkan jika langit memberi keberanian padanya, pria itu takkan berani menantang Keluarga Johnings dari Jinling.
Toh, di zaman sekarang, hanya sepuluh keluarga besar yang mampu melawan sepuluh keluarga besar lainnya.
Harvey tersenyum tipis, tetapi tak berkata sepatah kata pun. Tatapannya dingin dan sedikit mencemooh. Ia tak berniat meladeni omongan wanita penuh kepalsuan ini.
“Harvey, dengar baik-baik! Semua yang terjadi kemarin malam itu karena Mandy sendiri yang menginginkannya!”
“Dia dan kakakku, Silas, saling mencintai! Hubungan mereka begitu membara!”
“Kamu hanya mantan suami! Tidak usah iri!”
Alma kembali menunjukkan sikap tinggi hati. Wajahnya angkuh saat melontarkan kalimat-kalimat penuh kesombongan.
“Nanti aku akan ajak Mandy bicara. Aku akan beri dia pelajaran, membuatnya sadar mana yang benar dan mana yang salah. Setelah itu semuanya akan selesai!”
“Mandy pasti akan memaafkanku!”
“Dia bahkan akan berterima kasih padaku!”
“Sedangkan kamu, Harvey! Kamu berani menampar sahabatnya dan menggunakan nama besar Keluarga Jean untuk menekan Keluarga Johnings!”
“Kamu akan menyesal! Aku ingin lihat sejauh mana kamu bisa memanfaatkan kekuasaan untuk menindas orang lain!”
“Sejauh mana kamu masih bisa berlagak hebat…”
“Pada akhirnya kamu hanya menantu rendahan yang tak pernah diakui! Apa kamu benar-benar mengira dirimu itu luar biasa?”
Jelas sekali, Alma merasa dirinya tak akan pernah kalah.
Baginya, apapun yang ia lakukan terhadap Mandy—bahkan jika ‘nasi sudah menjadi bubur’—pada akhirnya Mandy pasti akan memaafkannya dan mengusir Harvey dari rumah demi menjaga hubungan keluarga.
Dengan penuh percaya diri, Alma mengeluarkan ponsel dari tas dan bersiap melakukan panggilan.
Namun, berkali-kali ia mencoba menghubungi seseorang, hasilnya nihil. Pihak yang dituju selalu sibuk.
Raut wajahnya berubah. Wajah angkuhnya kini diliputi kebingungan dan kegelisahan.
“Alma! Hentikan kelakuanmu yang seperti badut sirkus itu!” bentak Coulson yang sejak tadi hanya diam menahan amarah.
Melihat Alma terus meluapkan emosi, ia tak tahan lagi.
“Berlutut! Aku perintahkan kamu untuk berlutut sekarang dan minta maaf pada Tuan York!”
“Memohonlah ampun padanya!”
“Kalau tidak, kamu akan mati!”
Saat itu, Coulson nyaris menghunus senjata untuk membunuh Alma. Sepanjang hidupnya, ia telah melihat berbagai tipe orang tak tahu diri.
Tapi wanita seperti Alma—tak tahu malu, tak tahu kapasitas diri, dan tetap pongah—adalah jenis yang paling ia benci.
“Berlutut dan minta maaf? Pada Harvey?” ejek Alma dengan nada melecehkan.
“Kamu pikir aku, Alma Johnings, akan melakukan itu?”
Di matanya, Harvey tetaplah sosok menantu rendahan yang hanya kebetulan memegang kuasa karena Keluarga Jean.
Bagaimana mungkin ia bersujud pada pria seperti itu?
Itu benar-benar lelucon!
“Kakak Kedua, kenapa kamu begitu pengecut menghadapi Harvey?”
“Dia cuma menantu yang mengandalkan kekuatan keluarga lain!”
“Bahkan jika kamu tak bisa memakai kekuatan Keluarga Johnings karena takut pada Kakak Pertama, kamu, Tuan Muda Kedua, tak seharusnya takut pada seekor anjing dari Keluarga Jean, bukan?!”
“Kalau kamu benar-benar sepengecut itu, biar aku yang hubungi Mandy dan memintanya mengambil alih kekuasaan kembali.”
“Dan saat Harvey kehilangan dukungan Keluarga Jean, dia tak akan lebih dari anjing kurap yang kehabisan taring!”
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 4651 – 4652 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 4651 – 4652.
Leave a Reply