Kebangkitan Harvey York Bab 4407 – 4408

Novel Rise to Power The Supreme Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bahasa Indonesia Lengkap.webp

Novel Kebangkitan Harvey York Bab 4407 – 4408 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.

Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 4407 – 4408.


Bab 4407

Novia dipukuli habis-habisan oleh Nyonya Jackson, lalu dikurung di ruang keamanan oleh para pengawal. Air matanya jatuh tanpa henti, penuh penyesalan, namun semua sudah terlambat.

Marelyn segera mendapatkan nomor Harvey dari Novia, lalu menghubunginya untuk menanyakan alamat. Tak lama kemudian, ia meluncur ke Fortune Hall.

Saat Harvey baru saja duduk di ruang tamu dan belum sempat merebus air untuk teh, Marelyn sudah menerobos masuk dengan langkah tergesa.

“Apakah itu kamu?” tanyanya, tertegun.

Begitu melihat wajah Harvey, ia nyaris tak percaya. Tak disangkanya bahwa orang yang menyelamatkan Nona Jackso di lokasi kecelakaan adalah Harvey York sendiri.

Ingatan tentang masa lalu pun menyusup—saat Harvey menyuruhnya mengepel lantai di Fortune Hall—dan seketika rona wajah Marelyn menjadi suram.

Namun, bagaimana pun juga, Harvey telah menyelamatkan Watson Braff. Itu bukan hal sepele. Bukti nyata bahwa pria ini bukan sosok biasa.

Namun, harga diri Marelyn terlalu tinggi untuk langsung menyerah. Ia hanya bisa menggigit bibir tipisnya dan berkata lirih, “Tuan York, benar?”

“Chanya dalam keadaan kritis. Novia memberinya transfusi darah. Namun kondisinya sangat tidak stabil.”

“Kami sudah berusaha sekuat tenaga, tapi… kemungkinan bertahan hanya setengah jam.”

Novia benar-benar melakukan transfusi darah untuk Chanya?

Harvey tertegun. Ia tidak menyangka Novia memiliki keberanian sebesar itu. Berani bertindak sembarangan di depan anggota keluarga Jackson yang terkenal tertutup.

Namun, Harvey tak banyak berkata. Ia langsung mengikuti Marelyn masuk ke dalam mobil. Sambil melirik ke arah Marelyn, ia berkata dengan tenang,

“Awalnya, aku pikir seseorang dari keluarga Jackson yang tersembunyi mengundangku untuk menyelamatkan seseorang.”

Kehadiran Marelyn memang mengejutkan Harvey.

Sambil menyetir, Marelyn menggeleng pelan. “Meski Novia seorang pembohong, bagaimanapun juga dia bagian dari rumah sakit kami.”

“Perbuatannya memperburuk keadaan Nona Jackson, dan membuat Tuan Jackson murka.”

“Tak hanya aku, keluarga Jackson pun tak akan mempercayaimu begitu saja.”

“Mereka kini mengerahkan segala koneksi untuk mengundang para tabib hebat demi menyelamatkan Nona Chanya.”

“Sejujurnya, aku sempat enggan terlibat lagi. Tapi entah kenapa, aku tetap berharap bisa menemukanmu.”

“Pertama, aku percaya hanya kamu yang bisa menyelamatkan nyawa Chanya. Kedua, aku ingin menebus kesalahanku sendiri.”

“Sebagai wakil rumah sakit, aku gagal menilai seseorang dengan benar. Aku tidak bisa membiarkan seluruh rumah sakit dan para tenaga medis yang berdedikasi menjadi korban karena keteledoranku.”

“Semua orang benar-benar ingin menyelamatkan Nona Jackson.”

“Sayangnya, Novia seperti kotoran tikus yang mencemari seluruh panci sup.”

“Aku siap menerima segala konsekuensi… asal aku bisa mempertanggungjawabkan semuanya dengan tenang.”

Marelyn jelas berbeda dari Novia—ia adalah dokter sungguhan, seorang Nona dari keluarga terhormat. Etika medisnya tidak membiarkannya tinggal diam menyaksikan situasi genting seperti ini.

“Menarik. Kamu cukup menarik,” gumam Harvey dengan senyum tipis.

“Tapi apa kamu lupa? Aku bukan dokter, dan aku tidak pernah belajar ilmu medis.”

“Barangkali kamu memang lupa. Tapi biar kuingatkan…”

“Aku hanya tahu bagaimana cara… membunuh.”

Tangan Marelyn yang menggenggam kemudi langsung bergetar. Dalam kepanikan, ia menginjak pedal gas hingga kecepatan melonjak tajam.

Suaranya gemetar penuh amarah, “Kalau kamu masih bercanda, percaya atau tidak, aku akan memelukmu dan mati bersamamu!”

Kecepatan mobil menyentuh angka 190 kilometer per jam. Harvey pun akhirnya terdiam. “Aku berkata jujur, tapi kamu tak mempercayaiku.”

“Tapi paling tidak, dengarkan aku menyelesaikan kalimatku dulu.”

Bab 4408

“Meskipun aku bukan dokter dan tak menguasai ilmu pengobatan sedikit pun, semalam aku berhasil menarik Chanya dari gerbang kematian. Maka, hari ini pun aku pasti bisa menghidupkannya kembali.”

“Bahkan penyakit asmamu… bisa kusingkirkan. Itu bukan perkara besar.”

Harvey tersenyum ringan, nada suaranya setenang permukaan danau tanpa angin.

“Tapi jangan lupa… kamu masih punya utang janji. Kamu harus datang dan mengepel lantai di tempat ini.”

Marelyn menatap Harvey dengan ekspresi dingin. Ia mendengus pelan, lalu berkata, “Kalau kamu benar-benar bisa menyelamatkan Chanya, bilang pada Tuan Jackson agar tak melampiaskan amarahnya pada rumah sakit kami.”

“Kalau kamu berhasil… bukan hanya mengepel lantai, aku rela menjadi pelayanmu dan melayanimu seumur hidup!”

Harga diri Marelyn begitu tinggi, mustahil ia tunduk pada Harvey. Namun, ia tak bisa memungkiri, mungkin hanya Harvey satu-satunya harapan Chanya.

Harvey mengangkat bahu, menyunggingkan senyum tipis. “Maaf, kamu belum layak menjadi pelayanku.”

“Apa? Pencuri kecil, apa katamu tadi?!”

Wajah cantik Marelyn langsung memucat karena marah. “Aku ini wanita berpendidikan, anggun, cantik, berasal dari keluarga kaya… Kamu menolakku menjadi pelayanmu?”

Harvey menoleh ke luar jendela, lalu menjawab ringan, “Aku sudah punya pelayan… namanya Arlette.”

“Aku bahkan belum sepenuhnya puas dengan pelayan itu.”

“Kalau membiarkanmu menjadi pelayanku, itu sama saja menampar wajahnya.”

Nama Arlette semula hanya melintas begitu saja di benak Marelyn. Namun detik berikutnya, ekspresinya berubah drastis.

Arlette? Bukankah itu putri sulung dari keluarga Pagan yang tersembunyi?

Dan dia adalah pelayan Harvey?

Sebuah pikiran luar biasa melintas di benaknya. Meski sulit dipercaya, ia sadar, bila apa yang dikatakan Harvey benar… maka dirinya memang belum layak menjadi pelayan pria itu.

Mobil pun akhirnya tiba di unit perawatan intensif Rumah Sakit Jinling dengan kecepatan tinggi.

Di sepanjang koridor menuju ruang ICU, para pengawal berjas hitam berjaga setiap dua meter. Tak seorang pun diizinkan mendekat.

Bahkan Marelyn, sebagai wakil presiden rumah sakit, harus menunjukkan kartu identitasnya terlebih dahulu agar bisa membawa Harvey masuk.

Di dalam ruangan luas yang sunyi, tampak lebih dari selusin pria dan wanita berpakaian mewah berkumpul. Meskipun wajah salah satu pria paruh baya menunjukkan kegelisahan, auranya tetap angkuh dan menggetarkan.

Di sampingnya, berdiri seorang wanita paruh baya yang pesonanya belum memudar, secantik buah persik yang masak.

Sekilas pandang cukup bagi Harvey untuk mengenali mereka. Mereka adalah Daron Jackson dan istrinya. Saat pertama kali datang ke tempat ini, Harvey sudah melihat foto-foto mereka di internet.

Di atas ranjang rumah sakit, Chanya terbaring lemah seperti sehelai kertas putih. Peralatan medis di sekelilingnya berbunyi nyaring, seolah memberikan peringatan bahaya.

Nyawanya benar-benar tinggal seutas benang tipis.

Harvey hendak membuka suara, namun saat itu, seorang lelaki tua berjubah Tao mendekat perlahan.

Rambut dan janggutnya putih bersih, wajahnya penuh ketenangan. Ia tampak seperti pertapa, laksana dewa tua yang turun dari gunung.

Ia mengangkat dua jarinya, menekannya lembut di pergelangan tangan Chanya, dan seketika, jari-jarinya mulai gemetar.

Melihat Harvey yang terdiam penuh tanya, Marelyn berbisik pelan, “Orang tua itu disebut-sebut sebagai tabib ajaib, diundang langsung oleh Nyonya Jackson dari koneksi tingkat tinggi. Namanya Wilmore Sackett.”

“Konon, dia bisa membangkitkan orang dari kematian. Selama ia bersedia turun tangan, tak seorang pun akan kehilangan nyawanya.”

Harvey mengangguk pelan. Meski nama Wilmore tak tercantum dalam daftar siapa pun yang dikenalnya, dari penampilan dan wibawanya saja sudah jelas bahwa ia bukan orang sembarangan.

Bagaimanapun juga, hanya orang yang benar-benar luar biasa yang berani tampil di hadapan Daron Jackson saat kondisi genting seperti ini.


Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 4407 – 4408 gratis online.

Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 4407 – 4408.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*