Novel Kebangkitan Harvey York Bab 4263 – 4264 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 4263 – 4264.
Bab 4263
Tatkala Harvey menyaksikan pemandangan di depannya, seulas senyum geli menghiasi wajahnya.
Ia datang ke tempat itu dengan tujuan membeli, bukan untuk merekrut murid.
Yang bisa dikatakannya hanyalah—pria itu benar-benar licik.
* * *
Beberapa hari berikutnya, Harvey mulai sibuk.
Reide melakukan proses balik nama tempatnya atas nama Harvey, menolak mentah-mentah uang seratus juta yuan yang diberikan sebagai imbalan.
Dengan teguh hati, ia tetap memanggil Harvey sebagai gurunya dan menolak segala bentuk pembayaran.
Tak punya pilihan lain, Harvey hanya bisa menghela napas panjang.
Ia pun menerima Reide sebagai murid secara resmi, bahkan mengajarkan Teknik Pengembalian kepadanya—sebuah langkah yang menandai terikatnya hubungan guru dan murid di antara mereka.
Reide yang begitu antusias pun memutuskan untuk berhenti sementara dari dunia ramal-meramal, dan sepenuhnya mencurahkan waktu untuk mendalami Teknik Pengembalian.
Sementara itu, Rodney turut memanfaatkan momen ini dengan menetap di Fortune Hall. Setelah mendapatkan pelajaran Teknik Perubahan dari Harvey, ia langsung masuk ke dalam masa retret dengan semangat membara.
Dengan demikian, dua ahli Feng Shui terkemuka di Jinling secara bergiliran menutup diri dari dunia luar.
Dalam sekejap, para bangsawan dan keluarga kaya di kota itu pun kebingungan—tak ada seorang pun yang bisa mereka datangi untuk membaca peruntungan.
Di sisi lain, Leondra perlahan mulai pulih. Ia memiliki bakat alami dan kemampuan luar biasa dalam ilmu Feng Shui dan fisiognomi.
Harvey tak menyembunyikan apa pun darinya, dan mengajarkan banyak hal penting. Yang paling utama adalah cara membaca aliran energi Feng Shui serta mengenali karakteristik rumah tinggal.
Harvey menyiapkan Leondra untuk menjadi seorang ahli properti spiritual. Rencananya, setelah cukup matang, ia akan mengutus Leondra ke Jinling Real Estate.
Dengan begitu, walaupun perusahaan itu tak lagi memperkerjakannya, Leondra tetap dapat membantu mencegah kesalahan dalam proses akuisisi tanah.
Sungguh, Harvey bukanlah pria biasa. Ia adalah perencana ulung yang selalu memikirkan sepuluh langkah ke depan.
Selama proses tersebut, tak sedikit orang datang ke Fortune Hall—berharap mendapat ramalan atau nasihat spiritual.
Kecuali beberapa klien spesial, mayoritas dari mereka datang hanya untuk hal-hal sederhana seperti menentukan hari baik atau mengecek keberuntungan rumah.
Setelah melakukan pengamatan, Harvey meminta Rodney mendatangkan Costien—sekaligus memberinya tanggung jawab menyelesaikan sejumlah pekerjaan.
Tindakan itu merupakan bentuk penebusan kesalahan, sekaligus ujian tak langsung.
Usai membereskan berbagai urusan, Harvey juga meminta Cliff mengirim tim dekorasi untuk memperindah tampilan Fortune Hall.
Meskipun Evergreen Capital Group bukan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, namun cakupan industrinya sangat luas dan memiliki banyak tenaga ahli.
Begitu menerima telepon, Cliff sendiri turun tangan, membawa serta beberapa desainer untuk membuat rancangan baru.
Tujuannya jelas—memperindah bangunan tanpa mengubah gaya aslinya, sekaligus menambah sentuhan kemewahan.
Tak butuh waktu lama, puluhan tukang dekorasi pun mulai bekerja, bersungguh-sungguh mewujudkan transformasi.
Sebagai bentuk keseriusan, Cliff bahkan mengenakan helm putih keselamatan, hadir di lokasi hampir setiap hari demi mengawasi langsung prosesnya.
Sore itu, Harvey dan Cliff tengah berdiskusi di lobi mengenai pemotongan marmer yang akan digunakan.
Namun, di saat yang bersamaan, sebuah mobil van berwarna putih melaju kencang dan berhenti mendadak di depan Fortune Hall.
Tak lama, pintu mobil terbuka. Tujuh hingga delapan pria dan wanita turun dengan ekspresi angkuh, penuh kecongkakan.
Perempuan menawan yang berada paling depan mendengus dingin.
Ia menghentakkan tumit sepatu hak tingginya ke atas meja, lalu berteriak lantang, “Siapa penanggung jawab tempat ini? Keluar dan bicara!”
Para pengikutnya pun menyusul, masing-masing menyeringai sinis sambil menendang bahan-bahan bangunan yang berserakan di tanah. Raut wajah mereka menunjukkan kecongkakan yang tak terbantahkan.
Sorot mata Cliff mulai berubah dingin. Ia hendak bereaksi, namun Harvey mengangkat tangan, memberi isyarat agar tenang.
Lalu, dengan langkah tenang, ia mendekati wanita itu dan berkata dengan santai, “Saya pemilik Fortune Hall ini. Ada yang bisa saya bantu?”
Wanita cantik itu menatap Harvey dari atas ke bawah dengan pandangan menghina, kemudian mendengus dan berkata,
“Namaku Mareen Holt, direktur Hoffman Hardware Store. Kalian sedang renovasi di sini, kan? Sudah dapat persetujuan dari saya?”
Bab 4264
“Persetujuan darimu?” Harvey mengangkat alis, senyumnya mengambang.
“Hoffman Hardware Store hanyalah perusahaan penyedia bahan bangunan. Apa kamu mengira dirimu ini pejabat pemerintah, sampai-sampai merasa bisa mengontrol segalanya?”
“Kurang ajar!”
Mareen menukas marah.
“Kamu tidak tahu peraturan di daerah ini, ya?”
“Seluruh proses dekorasi dan pengangkutan bahan bangunan di kawasan ini sudah dikontrak eksklusif oleh perusahaan kami!”
“Siapa pun yang ingin merenovasi, harus dapat izin dari kami!”
“Kalau kamu membeli bahan dari luar tanpa persetujuan kami, maka kamu harus bersiap menerima sanksi!”
“Paham?!”
Dengan nada mengancam, Mareen mengetuk meja, menunjukkan superioritasnya.
Namun Harvey tetap tenang, “Saya tidak paham. Saya hanya memperbaiki rumah saya sendiri. Apa hubungannya denganmu?”
Mareen mendengus, “Benarkah kamu tidak mengerti, atau hanya pura-pura bodoh?”
“Biar saya perjelas!”
“Kamu ingin mendekorasi di wilayah ini, maka kamu wajib membeli bahan bangunan dari kami. Tanpa izin kami, jangan harap bisa mulai renovasi!”
“Atau kamu harus membayar denda satu juta yuan!”
“Pilih saja salah satu!”
Saat itu juga, Mareen menyuruh asistennya melempar daftar harga bahan bangunan ke arah Harvey.
Harvey hanya melirik sekilas, lalu berujar dengan nada datar, “Harga-harga kalian tidak masuk akal. Lebih mahal sepuluh kali lipat dibandingkan harga di pasar biasa. Maaf, saya tidak tertarik.”
“Dan saya juga tidak akan membayar denda yang kamu minta.”
“Sederhana saja, kami tidak membutuhkan kamu di sini.”
“Wah, ternyata hari ini aku bertemu orang tolol!” Mareen mendecak sinis.
“Tak mau beli bahan bangunan dari kami, tak mau bayar denda pula. Kamu memang punya nyali, ya!”
“Kamu tahu apa akibat dari sikapmu itu?”
Harvey menjawab dengan tenang, “Saya justru penasaran, apa akibatnya?”
“Gampang,” Mareen mencibir. “Saya akan suruh orang menghancurkan tempatmu ini!”
“Mulai sekarang, Fortune Hall-mu tamat riwayatnya!”
Harvey tertawa ringan, “Kalau cara halus tak berhasil, kamu langsung beralih ke cara kasar?”
Mareen tak menanggapi. Dengan dingin ia berkata, “Tak perlu banyak omong, tanda tangani kontraknya dan ambil barang dari gudang kami.”
“Atau bayar dendanya.”
“Kalau tidak, tempat ini akan kuacak-acak!”
“Percayalah, meski aku menghancurkan tempat ini, tidak akan ada yang bisa menindakku!”
Sambil berbicara, Mareen memberi aba-aba. Salah satu pengikutnya melempar setumpuk dokumen ke hadapan Harvey.
Wajahnya terlihat penuh kemenangan, seolah-olah ia yakin Harvey takkan berani melawan.
“Banyak omong——”
Tanpa sepatah kata pun, Harvey mengambil dokumen itu, merobeknya hingga hancur, lalu melemparkan potongan kertas ke udara.
Dengan sorot mata tenang, ia berkata pelan, “Pergilah sebelum suasana hatiku berubah buruk. Kalau tidak, kamu akan menyesal…”
Senyum Mareen mulai menghilang.
Ia membalas dengan tatapan dingin. “Sialan, aku hampir kehilangan kesabaran!”
Salah satu pengikutnya menyeringai, “Berani-beraninya kamu merobek kontrak kami. Kamu cari mati!”
Ia pun mengeluarkan ponselnya, menekan nomor, dan berbicara sambil tertawa dingin, “Sepupu, bawa orangmu ke sini. Hancurkan Fortune Hall. Ada orang yang tidak tahu diri!”
Mendengar hal itu, senyum Mareen semakin menjadi-jadi. Ia menyilangkan tangan di dada, menatap Harvey dengan penuh kesombongan.
“Keluarkan satu juta yuan sekarang, dan semuanya akan beres. Kalau tidak…”
Ia menyipitkan mata, suaranya rendah namun penuh ancaman, “…kamu akan celaka.”
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 4263 – 4264 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 4263 – 4264.
Leave a Reply