Kebangkitan Harvey York Bab 4177 – 4178

Novel Rise to Power The Supreme Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bahasa Indonesia Lengkap.webp

Novel Kebangkitan Harvey York Bab 4177 – 4178 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.

Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 4177 – 4178.


Bab 4177

“Tentu saja, bila menurut Anda itu kurang pantas, maka lupakan saja.”

“Saya benar-benar minta maaf.”

Rodney tampak sungguh-sungguh merasa bersalah. Raut wajahnya menunjukkan penyesalan mendalam, seakan tak tahu bagaimana lagi harus menyampaikan permintaan maafnya.

“Saya terlalu terburu-buru tadi, terlalu antusias hingga melupakan bahwa hal ini seharusnya tidak ikatakan. Saya sungguh menyesal, Saudara York.”

Harvey tersenyum ringan, sikapnya tenang. “Tuan Foster, Anda terlalu sopan.”

“Kalau Anda memang benar-benar tertarik, saya bisa mengajarkan Anda. Tanpa bayaran.”

“Tanpa bayaran?”

Rodney terkejut bukan main.

“Mengajari saya… secara cuma-cuma?”

Ia nyaris tidak mempercayai telinganya.

Teknik Feng Shui yang ditampilkan Harvey mungkin terlihat sederhana. Tapi justru kesederhanaan itulah yang menunjukkan esensi terdalamnya.

Bila teknik ini dipasarkan, harganya bisa dengan mudah menyentuh angka ratusan juta!

Bahkan jika harus mengorbankan Aula Tianshi miliknya sebagai gantinya, Rodney mungkin tidak akan keberatan.

Namun Harvey justru menawarkan untuk membagikan pengetahuan bernilai tak terhingga itu secara cuma-cuma?

Bahkan seorang ahli Feng Shui berpengalaman seperti Rodney pun merasa terkejut hingga nyaris kehilangan kata-kata.

“Tentu saja gratis! Saya bukanlah seorang ahli Feng Shui sejati. Saya hanya mendalami Feng Shui karena berkaitan dengan teknik membunuh.”

Harvey mengucapkan kalimat itu tanpa sedikit pun keraguan.

“Karena Guru Foster punya niat untuk belajar, maka saya bisa mengajarkan Anda.”

“Tapi saya hanya punya satu syarat.”

Rodney menggigil. “Syarat apa itu?”

“Teknik ini hanya boleh digunakan untuk menyelamatkan nyawa, bukan mencelakai siapa pun.”

“Kalau suatu hari saya mengetahui bahwa Anda menggunakan ilmu ini untuk melukai orang lain, maka saya sendiri yang akan menghancurkan dasar kultivasi Anda—bahkan bila perlu, merenggut nyawa Anda.”

Rodney mendengarkan dengan khidmat. Lalu dia tersenyum dan menjawab dengan tegas, “Saudara York, tenang saja. Dalam keluarga kami, kami menjunjung tinggi kejujuran dan menjadikan hati nurani sebagai pedoman.”

“Kalau suatu hari saya menggunakan teknik Feng Shui Anda untuk hal buruk, tak perlu Anda turun tangan. Saya sendiri yang akan menampar wajah ini hingga mati.”

“Tapi Saudara York, benarkah Anda akan mengajarkan saya teknik Feng Shui seberharga itu… secara cuma-cuma?”

Harvey mengangguk pelan. “Ilmu ini tidak banyak berguna bagi saya, dan saya juga tak berniat menjadi master Feng Shui.”

“Anda menggunakannya untuk menyelamatkan nyawa, berarti Anda turut mengumpulkan kebajikan.”

“Jadi, saya bersedia mengajarkannya secara cuma-cuma.”

“Sekali kata diucapkan, pantang untuk ditarik kembali.”

Begitu Harvey menyelesaikan kalimatnya, tubuh Rodney gemetar hebat. Di detik berikutnya, ia berlutut di hadapan Harvey dengan hormat.

“Guru, terimalah salam hormat dari muridmu!”

Harvey lantas menuliskan dasar-dasar Feng Shui yang berasal dari teknik membunuh, lalu meminta Rodney untuk mempelajarinya sendiri di rumah.

Saat itu, Arlette kebetulan turun dari lantai dua. Ia terpaku melihat pemandangan di hadapannya.

“Harvey! Kamu benar-benar penipu kelas kakap! Kamu pasti sudah merapal mantra pada Kakek Foster!”

“Kalau tidak, bagaimana mungkin orang sekelas dia bisa sampai bersikap seperti itu?”

“Dia adalah salah satu tokoh terkemuka dalam dunia Feng Shui domestik!”

Arlette tidak bisa menerimanya.

Meskipun sekarang ia mulai mengakui bahwa Harvey punya kemampuan dan terkadang membawa keberuntungan, tapi di matanya, Harvey tetap tak mungkin sebanding dengan sosok besar seperti Rodney!

Idola yang begitu ia kagumi sampai tunduk kepada seseorang yang ia anggap penipu? Rasanya mustahil dipercaya!

“Tanpa kehadiran seorang penipu sepertiku, kakekmu mungkin akan meninggal beberapa hari kedepan.”

“Dan jika itu terjadi, kamu akan menjadi yatim piatu.”

Harvey berkata santai sambil meniup ujung jarinya.

“Kamu—!”

Arlette gemetar karena marah. Namun meskipun emosinya memuncak, ia tetap keras kepala.

“Kamu hanyalah kucing buta yang kebetulan bertemu tikus mati!”

“Bagaimanapun, kamu kalah. Mulai sekarang hingga tiga tahun ke depan, aku akan menjadi tuanmu!”

Harvey hanya tersenyum santai.

“Ayo, panggil aku Tuan dengan baik-baik.”

“Bersikaplah sopan.”

Bab 4178

Mendengar kata-kata itu, wajah Arlette langsung merona.

Tanpa sadar ia melangkah mundur, seakan takut Harvey benar-benar akan melakukan sesuatu padanya.

Namun tak lama, ia mengangkat wajahnya yang anggun dan berkata dalam nada dalam dan tegas, “Harvey, aku akan memberimu seratus juta. Ditambah sebuah mobil sport dan vila mewah.”

“Syaratnya, batalkan taruhan kita.”

Harvey hanya tersenyum, tak menjawab sepatah kata pun.

“Apa? Kamu merasa tawaranku masih terlalu rendah?”

Arlette mendengus, menyangka Harvey hanya tamak akan harta. Tatapannya sarat dengan rasa jijik.

“Baiklah. Tambahan seratus juta lagi, bagaimana?”

“Itu tidak penting.”

Harvey menjawab ringan.

“Seratus juta atau dua ratus juta, buatku itu tak lebih dari debu yang ditiup angin. Bukan hal besar.”

“Bahkan jika kamu menyerahkan seluruh hartamu, itu hanya serpihan kecil di mataku. Aku tidak tertarik.”

“Yang membuatku penasaran adalah melihat putri sulung dari keluarga Pagan, yang katanya keluarga tersembunyi, menjadi pelayan—menyajikan teh, mengepel lantai, membersihkan toilet. Itu baru kenikmatan sejati!”

“Itu adalah pengalaman langka yang tidak bisa dibeli dengan uang sebanyak apa pun.”

“Lima ratus juta!”

Arlette tampak mulai kehilangan kesabaran, dan menggertakkan giginya sambil menyebut angka fantastis.

Baginya, tidak ada satu pun di dunia ini yang tak bisa diselesaikan dengan uang.

Namun Harvey tak menggubris.

“Kakekmu butuh setidaknya seminggu untuk benar-benar pulih.”

Ia berbalik, hendak pergi.

“Jadi demi baktimu, sebaiknya kamu merawat kakekmu dengan tulus dalam waktu itu.”

“Setelah itu, bersiaplah.”

“Kalau kamu bijak, gunakan waktu seminggu ini untuk menonton video pekerjaan rumah tangga. Karena memasak, mengepel, dan membersihkan toilet bukan pekerjaan mudah.”

Nada suara Harvey penuh godaan dan keusilan.

Arlette sontak berwajah gelap. Ia bertolak pinggang dan berteriak kesal.

“Tuan York, jangan terlalu percaya diri!”

“Kalau kabar ini tersebar dan orang-orang Jinling yang mengejarku mengetahuinya, tahukah kamu apa akibatnya?”

Pah!

Tamparan ringan mendarat di pantat Arlette.

Harvey tersenyum kecil. “Pelayan kecil, bagaimana caramu berbicara pada tuanmu, hah?”

Kurang ajar!

Arlette gemetar hebat karena marah. Hari ini, dia bukan hanya ditampar di wajah oleh Harvey, tapi juga dipermalukan!

Ia masih gadis suci! Bagaimana bisa menerima penghinaan seperti ini?

“Sudahlah, penuhi janjimu!”

Harvey mengingatkan dingin.

“Kalau tidak, saat kakekmu tahu sesuatu dan datang memohon padaku, kamu akan malu bukan kepalang.”

Kalimat itu membuat Arlette sontak diam.

Meskipun gaya bicara Harvey sangat menyebalkan—seperti lelaki kurang ajar di pinggir jalan—dia tak bisa menyangkal satu hal: Harvey benar-benar berharga saat ini.

Sampai ia menemukan pengganti yang sepadan dalam dunia Feng Shui, dia tidak berani benar-benar menentang Harvey.

“Kalau kamu benar-benar jadi tuanku, umurmu pasti pendek!”

Arlette berkata sambil mencibir, lalu melirik Harvey yang berjalan menjauh.

Raut licik melintas di wajahnya. Diam-diam, ia hendak menginjak tumit sepatu Harvey agar pria itu tersungkur.

Pah!

Harvey menghindar cekatan, lalu menangkap pinggang ramping Arlette, dan menepuk punggungnya pelan.

“Ah—!”

Arlette menjerit kecil. Wajahnya memerah hebat.

Namun Harvey tak berhenti. Tangannya terus menepuknya ringan, satu kali, dua kali…

Wajah Arlette berubah dari merah, lalu marah, kemudian… tak percaya.

Apa pria ini tidak tahu makna bersikap lembut?

Apa dia benar-benar tidak paham bagaimana memperlakukan wanita dengan baik?

Brengsek!


Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 4177 – 4178 gratis online.

Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 4177 – 4178.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*