Novel Kebangkitan Harvey York Bab 4097 – 4098 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 4097 – 4098.
Bab 4097
Awalnya, Harvey enggan terlibat. Namun, melihat seorang lelaki tua tersiksa tanpa ampun, hatinya tak kuasa membiarkan begitu saja.
Setelah merenung sejenak, ia memandang gadis Bohemia itu dan berkata pelan, “Nona, di tubuh kakekmu masih ada sisa energi kotor.”
“Penyebab kecelakaan mobil yang kamu alami berasal dari energi itu.”
“Jadi, kupikir sebaiknya kamu membersihkannya ketika ada waktu senggang…”
“Energi kotor?”
Sebelum Harvey selesai menjelaskan, wajah sang gadis langsung memerah karena amarah.
“Kamu ingin membunuh kakekku hanya karena uang satu juta dolar?!”
“Lalu demi membela diri, kamu menuduh kakekku memiliki energi negatif di tubuhnya?”
“Kalau kamu terus bicara omong kosong seperti ini, jangan salahkan aku kalau tanganku melayang!”
“Kakekku adalah orang baik. Seumur hidupnya ia selalu berbuat kebajikan, memilih makanan vegetarian, dan rutin membaca kitab suci Buddha.”
“Mana mungkin seseorang sebaik itu menyimpan ‘kotoran’ dalam tubuhnya?!”
Amarah gadis itu memuncak hingga ia tanpa ragu melayangkan tamparan ke arah Harvey.
Plaak!
Namun, tamparan itu tak pernah sampai ke wajah Harvey.
Xynthia, yang entah sejak kapan sudah berdiri di samping Harvey, sigap mengangkat tangan untuk menahan aksi gadis itu.
“Nona, kakak iparku ini berhati tulus!” ucap Xynthia dengan dingin.
“Di saat semua orang hanya menonton, dia satu-satunya yang turun tangan. Kalau kamu tak tahu berterima kasih, jangan malah memukulnya!”
“Kalau kamu sungguh percaya kakak iparku menyebabkan celaka bagi kakekmu, silakan lapor polisi!”
“Kalau penyelidik menyatakan kami bersalah, kami tidak akan lari dari tanggung jawab!”
“Tapi jangan seperti menggigit orang baik yang sedang menolongmu!”
Ucapan Xynthia kali ini tegas dan berani, penuh wibawa. “Lagipula, siapa kamu sebenarnya hingga berani menampar kakak iparku?”
Penampilan Xynthia yang begitu tangguh membuat Harvey terdiam sejenak. Ia tak menyangka gadis mungil yang dulu selalu terlihat manja kini menunjukkan keberanian yang mengagumkan.
Gadis Bohemia itu pun ikut terdiam, terkejut melihat aura dominan Xynthia.
Namun, rasa kesal belum reda di hatinya. Ia melepaskan tangannya dari genggaman Xynthia lalu mendesis geram, “Semoga saja kakekku selamat! Kalau tidak, kamu harus bertanggung jawab dengan nyawamu!”
Usai mengucapkan ancaman itu, ia segera mengeluarkan ponsel, memotret Harvey. Lalu dia berjalan cepat menuju ambulans yang parkir di kejauhan, masih dengan wajah penuh kemarahan.
“Orang seperti itu benar-benar tak tahu diri!” gerutu Xynthia, mendengus kesal. “Kakak ipar, jangan pikirkan dia!”
Ia kemudian menarik Harvey untuk kembali naik ke dalam Porsche.
Setelah melirik sejenak ke arah ambulans, Harvey pun menginjak pedal gas, membawa mobil menyatu kembali dengan arus lalu lintas kota.
Tak butuh waktu lama, mereka pun tiba di Villa No. 10, Jinling Manor, kawasan eksklusif di pinggiran kota Jinling.
Tempat itu merupakan properti yang dibeli oleh Mandy setelah menetap di Jinling. Tidak hanya lingkungannya tenang dan mewah, gaya arsitektur dan interiornya pun bergaya khas Jiangnan yang elegan.
Begitu Harvey memarkirkan mobil sesuai arahan Xynthia, gadis itu tampak ragu sejenak sebelum membuka suara.
“Kakak ipar, sejak tinggal di Jinling, orang tuaku mulai sering bergaul dengan banyak kenalan baru.”
“Bahkan… Ayahku mengangkat seorang anak baptis.”
“Anak baptis itu dan istrinya kerap berkunjung ke rumah kami untuk berbagai urusan.”
“Mereka cukup dekat dengan orang tuaku, dan mereka juga sudah tahu tentang situasimu.”
“Jadi, kalau nanti muncul perkataan yang menyakitkan atau tak menyenangkan… kumohon kamu bersabar.”
“Semua hal akan lebih mudah setelah kamu dan kakakku mengurus ulang surat nikah.”
Nada bicara Xynthia terdengar penuh kekhawatiran.
Melihat raut wajahnya yang tulus, Harvey hanya tersenyum tenang. “Tak apa,” katanya pelan. “Aku sudah menjadi bagian dari keluargamu selama tiga tahun. Apa lagi yang belum kualami?”
“Kalau hanya segelintir orang cerewet, itu bukan masalah besar.”
Bab 4098
Sambil berbicara, Harvey membuka bagasi mobil dan bersiap mengambil barang-barang miliknya.
Namun, pandangannya jatuh pada sebuah kotak hadiah sederhana yang terletak di sudut. Di dalamnya tampak seonggok lobak berlumpur.
“Daun Ginseng dari Gunung Changbai?”
Alis Harvey sedikit terangkat. Ia tak menyangka bahwa Dariel akan meninggalkan kejutan seperti ini untuknya.
Benda tersebut bukan sembarang hadiah. Ia termasuk tonik berharga, sangat cocok dikonsumsi oleh mereka yang telah berumur untuk memperkuat daya tahan tubuh.
Mengingat bahwa ia akan menemui Lilian dan Simmon hari ini demi mengurus surat nikah baru, Harvey merasa perlu menunjukkan itikad baik.
Dengan tenang, ia mengambil kotak itu dan menggenggamnya.
Saat itulah, Mandy muncul dari dalam vila. Rupanya, ia telah mendapat kabar kedatangan Harvey.
Melihat pria itu memegang plastik sederhana di tangannya, Mandy sempat tertegun.
“Harvey, kamu bawa apa itu?” tanyanya heran.
“Aku sudah lama tak bertemu orang tuamu. Hanya ingin menyampaikan rasa terima kasih,” jawab Harvey ringan, tak menjelaskan lebih jauh.
Melihat kakaknya datang, Xynthia langsung menjulurkan lidah, lalu kabur secepat angin, seolah menghindari pertanyaan.
Mandy diam sejenak, lalu kembali menatap Harvey. Ia benar-benar tak menyangka, di tengah hubungan mereka yang rumit, pria itu masih sempat mempersiapkan hadiah.
Namun, ia segera mengingatkan, “Anak baptis ayah dan ibu, serta istrinya, sedang berada di dalam rumah.”
“Mereka bukan orang yang mudah dihadapi. Tak perlu repot meladeni mereka.”
Setelah berkata demikian, Mandy mengambil kotak hadiah dari mobil, lalu berjalan ke dalam vila bersama Harvey.
Suasana di dalam rumah cukup meriah. Ada belasan hingga puluhan tamu yang tampaknya adalah pebisnis berpengaruh dari Jinling.
Meski Lilian dan Simmon belum tampak, sorotan utama dalam ruangan justru jatuh pada sepasang suami istri muda yang belum pernah Harvey lihat.
Pasangan itu tampaknya bertindak sebagai tuan rumah. Sang pria terlihat polos dan ramah, sedangkan sang wanita memiliki sorot mata tajam dan penuh kecurigaan.
Begitu melihat Mandy masuk, keduanya langsung menghampiri.
“Hei, Kak Mandy, kenapa kamu baru muncul sekarang?” ujar si pria dengan nada sok akrab.
“Hari ini ayah mengadakan jamuan makan besar untuk semua tamu. Kamu sebagai anak kandung, setidaknya bantu jadi tuan rumah!”
“Meskipun kamu putri kandung, bukan berarti bisa seenaknya, kan?”
Belum selesai kalimatnya, sang istri menyela dengan tatapan sinis ke arah Harvey.
“Mandy, bukankah ini mantan suamimu yang katanya mau tinggal bersamamu lagi?”
“Katanya dia sekarang memohon-mohon agar bisa menikah lagi denganmu, ya?”
“Sudah kubilang, jangan terjebak dengan pria seperti ini!”
Lalu, wanita itu menatap Harvey dari atas ke bawah, senyum sinis terpampang jelas di wajahnya.
“Oh iya, Tuan York, kalau Anda datang ke sini untuk minta rujuk, masa datang dengan tangan kosong?”
“Jangan-jangan Anda hanya andalkan omongan manis untuk menipu hati saudari saya?”
Tatapan si pria pun menyorot ke arah Harvey, penuh dengan kepalsuan. Di balik senyumnya, terlihat rasa iri yang sulit disembunyikan.
Meski istrinya cukup cantik, ia sadar betul bahwa wanita itu tak sebanding dengan Mandy, apalagi Xynthia.
Melihat Harvey bersama kedua wanita luar biasa itu, hatinya seolah terbakar oleh rasa cemburu yang nyaris tak tertahankan.
Sejak mengetahui bahwa Mandy telah bercerai, dan mendapat restu dari Lilian, ia telah menyusun strategi untuk menghancurkan kemungkinan rujuk antara Harvey dan Mandy.
Harvey hanya menatap mereka dengan ekspresi datar, seolah menonton sandiwara yang tak terlalu menarik.
Inilah rupanya anak baptis dan menantu anak baptis yang disebut Mandy, hasil pilihan Simmon dan Lilian di Jinling.
Pria itu bernama Gabriel Lee, dan istrinya adalah Avery Foster.
Setelah melemparkan pandangan santai ke arah Gabriel, Harvey menjawab ringan, “Aku tidak datang dengan tangan kosong.”
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 4097 – 4098 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 4097 – 4098.
Leave a Reply