Kebangkitan Harvey York Bab 4001 – 4002

Novel Rise to Power The Supreme Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bahasa Indonesia Lengkap.webp

Novel Kebangkitan Harvey York Bab 4001 – 4002 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.

Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 4001 – 4002.


Bab 4001

Perempuan tua dari keluarga Cobb berdiri dengan wajah sepucat kain kafan, seakan-akan nyawanya telah melayang selama tiga hari tiga malam.

Pada saat itulah, Gordon muncul dari balik kerumunan. Ia tersenyum lebar, ekspresi penuh kemenangan terpatri di wajahnya.

“Saudara York,” katanya sambil menyatukan kedua tangan dengan hormat. “Selamat atas peluncuran bisnismu!”

“Atas nama Aliansi Bela Diri Nanyang, aku membawakan hadiah kecil. Semoga kamu menyukainya.”

Selesai berkata demikian, Gordon mengangkat tangannya.

Seketika itu juga, beberapa anggota muda dari Aliansi Bela Diri Nanyang maju sambil membawa sebuah plakat kayu elegan.

Di tengah plakat itu, tertulis dua kata besar:

“Baiyao CobbCare.”

Dan di bagian bawahnya, tertanda dengan jelas: Aliansi Bela Diri Nanyang.

Hanya empat kata sederhana, tanpa perlu janji tertulis atau surat perjanjian. Namun maknanya dalam—obat-obatan untuk luka dan memar dari Baiyao CobbCare kini secara tidak langsung mendapatkan restu dan jaminan dari Aliansi Bela Diri Nanyang!

Maknanya sangat besar.

Dengan plakat ini, selama Baiyao CobbCare terus berkembang di wilayah Nanyang, entah itu pemerintah, pihak hitam maupun putih, siapa pun akan berpikir dua kali sebelum berani mengganggu mereka!

Plakat ini bukan sekadar lambang dukungan, melainkan sebuah benteng tak terlihat—Aliansi Bela Diri Nanyang telah menyatakan posisi mereka!

Manfaatnya? Tak terhingga.

“Apa?!”

Noemi dan yang lainnya, yang juga paham betapa pentingnya simbol seperti ini, langsung limbung.

Wajah mereka dipenuhi ekspresi kaget, sulit percaya dengan apa yang baru saja disaksikan.

Perempuan tua keluarga Cobb beserta kerabat lainnya bergidik, tubuh mereka bergetar hebat, dan mata mereka nyaris berkunang-kunang.

Bayangkan saja—Aliansi Bela Diri Penang saja sudah begitu disegani, lalu betapa kuatnya Aliansi Bela Diri Nanyang?

Plakat ini nilainya setara emas murni.

Dengan simbol kehormatan tersebut, toko obat Harvey dan Katy, yang dahulu dianggap remeh, kini tampak akan melesat seperti meteor menembus langit!

Dalam situasi seperti itu, perempuan tua keluarga Cobb dan para pengikutnya seolah ingin membenturkan kepala mereka ke tanah, berharap bisa bangun dari mimpi buruk ini.

Namun sayangnya, ini bukan mimpi—ini kenyataan yang telanjang dan pahit.

Mereka sadar sepenuhnya, selama Harvey dan Katy masih berdiri, keluarga Cobb mereka akan goyah dan perlahan terkikis dari panggung sejarah.

Bagaimana mereka bisa bersaing menjual obat keluarga mereka setelah ini?

Kenyataan yang ada di depan mata menyayat nurani mereka. Ini bukan lagi kemungkinan, tapi fakta yang sulit ditolak.

“Terima kasih, Perwakilan Moreno,” ucap Harvey dengan suara tenang, namun sarat makna.

Ia tahu benar nilai dari plakat tersebut. Ia melanjutkan, “Atas nama Aliansi Bela Diri Daxia, aku berjanji—selama Aliansi Bela Diri Nanyang tak bertindak semena-mena di wilayah kami, maka kita akan menjadi sekutu selamanya.”

“Terima kasih banyak, Tuan York!” balas Gordon, wajahnya berseri-seri penuh semangat.

Ia tak menyangka Harvey akan membalas budi dengan pernyataan resmi seperti itu.

Janji ini akan membuat posisinya dalam Aliansi Bela Diri Nanyang naik ke tingkat yang lebih tinggi.

Sambil menahan luapan emosinya, Gordon menoleh ke arah keluarga Cobb, lalu menatap Noemi dan kerabat lainnya dengan penuh ironi.

Ia berkata pelan, namun tajam menusuk:

“Kalian semua dari keluarga Cobb… Noemi… apakah kalian menyadari apa yang telah kalian sia-siakan?”

“Harvey bukan hanya wakil dari Aliansi Bela Diri Daxia. Ia juga merupakan inspektur yang ditunjuk oleh Aliansi Bela Diri Nanyang. Dengan kedudukannya itu, ia bisa mengawasi bahkan para pemimpin aliansi!”

“Tak hanya itu, dia juga adalah figur utama di balik Sky Corporation Group dan Kaishan Group!”

“Bahkan, dia adalah calon pemimpin masa depan Gerbang Naga Daxia!”

“Baik aku maupun Chase, kami semua menghormatinya.”

“Bahkan Dean, dewa perang dari keluarga Cobb kalian, memperlakukannya sebagai setara!”

“Dan bagaimana dengan kalian? Tak hanya memandang rendah Tuan York, kalian bahkan mencemoohnya berulang kali!”

“Tidakkah kalian merasa diri kalian sangat konyol?”

Perwakilan dari Aliansi Bela Diri Daxia?

Inspektur Aliansi Bela Diri Nanyang?

Pemimpin masa depan Gerbang Naga Daxia?

Sosok di balik dua grup raksasa?

Pernyataan itu bagaikan petir yang menggelegar di telinga setiap orang yang hadir.

Mereka membeku. Pikiran mereka kacau.

Bagaimana mungkin?!

Bab 4002

“Harvey York…”

Ellen menatap pria itu dengan pandangan kosong. Ia terpaku, memandangi lelaki yang selama ini tidak pernah ia hargai.

Saat itu, perasaan lemah tak berdaya merayap dalam jiwanya, menghancurkan semua arogansi yang ia bangun selama ini.

Eden memang salah satu pemuda terpandang di Penang.

Namun, apakah Eden mampu membuat Chase bersikap hormat, membuat kepala Biro Industri dan Komersial bersikap sopan, dan bahkan membuat perwakilan Aliansi Bela Diri Nanyang menyerahkan plakat dengan tangannya sendiri?

Mustahil!

Kalaupun bisa, itu akan memakan waktu puluhan tahun… dan mungkin, itu hanyalah ilusi semata.

Kecuali Eden menjadi seorang dewa perang generasi selanjutnya, barulah ia bisa bermimpi sejauh itu.

Namun, dengan kemampuan biasa-biasa saja yang dimiliki Eden, membayangkan hal seperti itu adalah lelucon belaka.

Kesadaran ini membuat hati Ellen remuk. Penyesalan menggerogoti dirinya seperti karat yang merayap diam-diam namun pasti.

“Jadi selama ini Harvey adalah sosok luar biasa yang sebenarnya…”

“Dia begitu kuat… hingga tiga keluarga besar di Nanyang tampak seperti mainan di matanya.”

“Dia tidak peduli, tidak bereaksi terhadap penghinaan. Tapi bukan karena ia lemah…”

“…melainkan karena dia memandang semuanya tak layak untuk diperhatikan!”

“Aku pernah menganggapnya pecundang. Lelaki kampungan dari Daxia.”

“Aku sempat yakin, kalau saja dia tak bertemu denganku, dia pasti sudah membusuk di balik jeruji penjara.”

“Seratus—tidak, seribu orang seperti dia tetap tidak lebih berarti dari sehelai rambut Eden.”

“Tapi kenyataannya… sepuluh ribu Eden pun tidak layak untuk berlutut di hadapan Harvey!”

“Ternyata… akulah yang paling sombong dan tolol!”

Hatinya dipenuhi badai perasaan. Ia tak tahu apakah ia terkejut, menyesal, hancur, atau merasa konyol dengan dirinya sendiri.

Ekspresi wajah Ellen menjadi sangat kusut. Tenggorokannya tercekat, dan ia nyaris memuntahkan darah karena menahan emosi yang menggelegak.

Sebab saat itu, ia sadar—semua sikapnya yang pongah, semua keangkuhan dan kesembronoannya selama ini, di mata Harvey, tidak ada bedanya dengan badut yang meloncat-loncat di panggung sirkus.

Seandainya pertemuan mereka di masa lalu berjalan sedikit berbeda…

Meskipun tak bisa menjadi kekasihnya, paling tidak ia bisa menjadi sahabatnya. Dan mungkin, ia bisa menjalin koneksi yang akan membuat hidupnya berubah total.

Namun kini, segalanya telah ia hancurkan dengan tangannya sendiri.

Ellen ingin menangis. Tapi air matanya enggan keluar.

Di sisi lain, Noemi pun dilanda penyesalan mendalam.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Saat pertama kali bertemu Harvey, ia menganggapnya sebagai lelaki lemah yang bisa dihancurkan kapan saja oleh pangeran manapun dari Penang.

Bagi Noemi, Harvey saat itu tidak berarti apa-apa.

Tapi kini, fakta di hadapannya membuatnya gemetar.

Harvey bukan sekadar wakil dari Aliansi Bela Diri Daxia. Ia juga inspektur dari Aliansi Bela Diri Nanyang. Ia adalah tokoh besar di balik Sky Corporation Group dan Kaishan Group!

Pria yang pernah ia tolak untuk dinikahkan dengan putrinya.

Kesempatan emas seperti itu… telah ia injak-injak sendiri.

Noemi menahan diri untuk tidak menampar wajahnya sendiri ratusan kali, berharap bisa mengurangi rasa bersalah yang menghantam dadanya.

“Jika saja Katy tidak memutus hubungan dengan keluarga kita…”

“Dengan dukungan orang sehebat itu…”

“Keluarga Cobb sudah pasti kembali menjadi yang paling kuat dari tiga keluarga besar di Nanyang!”

Seorang tetua keluarga Cobb bergumam lirih dengan wajah kosong. Kalimat itu nyaris tak terdengar, namun cukup untuk menghentak semua hati anggota keluarga Cobb yang mendengarnya.

Mereka semua terpaku.

Benar! Dengan hubungan Katy dan Harvey yang begitu kuat—dan Harvey memberikan dukungan penuh—seandainya mereka tidak memutuskan ikatan itu, keluarga Cobb pasti sudah kembali berjaya di puncak Nanyang.

Namun…

Masih mungkinkah semuanya diperbaiki?


Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 4001 – 4002 gratis online.

Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 4001 – 4002.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*