Novel Kebangkitan Harvey York Bab 3919 – 3920 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 3919 – 3920.
Bab 3919
Begitu kalimat itu terlontar, rona wajah Gael seketika berubah kelam. Nada suaranya menjadi berat, diliputi amarah yang tertahan.
“Tapi, apa kamu cukup punya nyali untuk melangkah satu per satu dan membuktikannya?”
Plaak!
Tamparan Harvey mendarat keras di wajah Rooster.
“Aku bergerak sekarang. Lalu kenapa?”
“Kurang ajar! Kamu benar-benar keterlaluan!”
Emosi Gael meledak, akalnya tersapu murka. Melihat anak buahnya ditampar terang-terangan, wajahnya berubah merah padam.
Ini bukan lagi sekadar provokasi kecil—ini tantangan yang dilontarkan secara terbuka.
Beberapa wanita cantik yang ikut hadir, meski tak bisa melihat jelas wajah Harvey, menilai dari penampilannya saja bahwa dia hanyalah pria biasa, bahkan mungkin seorang kampungan.
Namun, seorang pria kampung berani datang dan mencari masalah dengan Gael?
Jelas, diatidak tahu artinya kematian.
Perlu diingat, tempat ini adalah Gaelic Bar—klub malam terbesar di Penang. Dan Gael punya dukungan kuat dari Aliansi Bela Diri Penang serta Aliansi Nanyang.
Dan kini, seseorang dari luar kota ingin datang menantangnya? Ini lebih konyol daripada drama murahan!
Bahkan cerita fiksi tak akan berani mengarang adegan seperti ini!
Tanpa ragu, Harvey membanting Rooster ke lantai. Dengan langkah mantap, ia menendang dahi pria itu, lalu menatap Gael dingin. “Malam ini, aku memang datang untuk bersikap kurang ajar.”
“Sialan, kamu benar-benar cari mati!” geram Gael sambil maju beberapa langkah. Ia memberi aba-aba pada anak buahnya untuk menyalakan lampu, dan begitu sorotan cahaya menerangi ruangan, ekspresinya membeku.
“Wah, rupanya kamu lagi!”
“Haha! Menemukanmu tanpa harus susah payah mencarimu, sungguh menyenangkan!”
“Kamu menolak jalan ke surga, tapi memaksa masuk ke gerbang neraka!”
Raut wajah Gael berubah menjadi senyum sinis yang menyimpan ancaman.
“Kamu ini benar-benar seperti babi dungu yang tak tahu panasnya air mendidih!”
“Sudah berkali-kali kamu memprovokasiku!”
“Awalnya, aku memang berniat mencarimu setelah menyelesaikan urusan dengan perempuan jalang bernama Katy itu.”
“Tak kusangka kamu malah datang sendiri kepadaku!”
Sementara itu, Rhett yang berdiri di samping Gael, menatap Harvey dengan sorot mata gelap, penuh tekanan.
Jelas, dari nada Gael tadi, Rhett kini tahu bahwa pria di depannya adalah orang yang telah melukai putra kesayangannya.
Harvey hanya menatap Gael dari ujung kepala hingga kaki dan berkata datar, “Mencariku?”
“Kalau begitu, apakah kamu datang untuk berlutut dan memohon ampun?”
“Kalau iya, silakan berlutut sekarang.”
Wajah Harvey yang tenang dan kalimatnya yang tajam membuat para wanita cantik di sekitar terpaku sejenak. Namun setelahnya, mereka menutup mulut sambil mencibir geli.
Mereka bukan orang biasa—para sosialita ini telah melihat berbagai jenis pria. Tapi pria seperti Harvey, seorang tanpa nama dan latar belakang, berani menantang Gael dan bahkan Rhett?
Sungguh memalukan—ini benar-benar contoh nyata dari orang yang tak tahu diri!
Sambil meringis sinis, satu per satu wanita itu menuangkan anggur ke gelas masing-masing. Mereka lalu memandang Harvey dengan tatapan menjijikkan, siap menyaksikan pertunjukan yang akan segera terjadi.
Bagi mereka, tak ada hiburan lebih menyenangkan daripada menonton orang yang tak tahu diri menerima akibat dari kesombongannya.
“Tuan York, kamu pikir hanya karena bisa bertarung, kamu sudah sehebat itu?” ejek Gael penuh hinaan.
“Aku katakan padamu! Di dunia ini, selalu ada langit di atas langit, dan ada manusia yang lebih kuat di atas manusia!”
Sambil melirik ke arah ayahnya, Gael menyeringai.
“Ayah, inilah bajingan yang berani melumpuhkan tanganku. Kumohon, habisi dia!”
Ucapan Gael membuat mata para wanita bersinar antusias.
Rhett Padlow—sosok penting di dunia bela diri—adalah wakil pemimpin Aliansi Bela Diri Penang!
Seseorang dengan level seperti dia biasanya tidak akan turun tangan sembarangan.
Namun kali ini, demi memberi pelajaran kepada seorang pria kampungan yang sok berani, pertunjukan besar tampaknya akan dimulai!
Bab 3920
Mendengar permintaan putra semata wayangnya, Rhett mengangguk pelan.
Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, ia melangkah maju, berdiri tegap di hadapan Harvey dengan sorot mata meremehkan.
Ia menerima cerutu dari Gael, menyalakannya perlahan, mengisap dalam-dalam, lalu menghembuskan asap ke udara. Setelahnya, ia menyipitkan mata ke arah Harvey dan berkata datar namun penuh tekanan:
“Jadi, kamulah yang menyakiti anakku?”
“Kalau kamu memang pria sejati…”
“Maka berlututlah. Akui kesalahanmu. Panggil aku kakek.”
“Patahkan tanganmu sendiri.”
“Oh iya, serahkan juga wanita yang bersamamu. Aku dan anakku ingin… menikmati dia bersama.”
“Kalau semua itu kamu lakukan, maka urusanmu denganku selesai.”
“Tapi jika tidak… malam ini aku akan menguburmu hidup-hidup, lalu menenggelamkan jasadmu ke Samudra Pasifik!”
Sikap Rhett jauh lebih arogan dan menakutkan dibandingkan anaknya. Aura kekuasaannya menyebar seperti kabut dingin.
Namun, Harvey hanya tertawa pelan.
“Wakil pemimpin Rhett, bukan?”
“Setidaknya kamu adalah seorang tokoh penting, wakil dari Aliansi Bela Diri Penang. Tapi apa tindakanmu mencerminkan kehormatan itu? Apa kamu tak punya prinsip? Tak tahu hukum?”
“Kamu bahkan tak mau bertanya, mengapa aku melumpuhkan anakmu?”
Rhett kembali menghembuskan asap cerutu sambil menatap Harvey dengan sinis. “Aku tidak peduli apa alasanmu. Yang jelas, kamu berani menyentuh anakku, berarti kamu telah menantangku!”
“Dan kalau kamu tidak tunduk padaku, berarti kamu melawan Aliansi Bela Diri Penang!”
“Jangan bicara soal hukum di tempat ini!”
“Aku beri tahu… di Penang, aku adalah hukum!”
Gael ikut tertawa dingin. “Harvey, waktu itu aku sempat bertemu Katy di rumah sakit.”
“Karena mempertimbangkan wajah keluarga Cobb, aku masih menahan diri.”
“Tapi sekarang ayahku ada di sini, dan keluarga Cobb pun tak berani ikut campur!”
“Lagipula, hubungan kamu dan si jalang Katy itu sudah rusak dengan keluarga Cobb!”
“Kalau dia berani muncul, aku juga akan menyeretnya!”
Wajah Gael tampak puas. Semakin ia dipermalukan dulu, semakin besar pula ambisinya untuk membalas malam ini.
Banyak wanita cantik di sekitar ikut menatap Harvey dengan sorot mengejek.
Rupanya pria ini hanya seorang pemakan ‘nasi lunak’—mengandalkan wanita untuk bertahan hidup. Tak heran jika dia begitu berani.
Tapi, pria yang hanya hidup dari belas kasih perempuan… apa bedanya dengan sampah?
Dengan tenang, Harvey melambaikan tangan, memberi isyarat kepada Julian agar membawa Irene pergi. Kemudian ia menatap Gael dengan dingin.
“Gael, kudengar kamu mengajukan gugatan terhadap Katy di pengadilan, menyita seluruh asetnya di Nanyang?”
“Itu atas perintah keluarga Cobb, bukan?”
Gael menjentikkan lidahnya dan menyeringai bangga. “Baru tadi sore aku melakukannya, tapi kamu sudah tahu sekarang?”
“Sepertinya kamu dan sepupu kecil itu memang ada hubungan khusus!”
“Memang benar, keluarga Cobb yang memintaku.”
“Mereka janjikan bahwa jika aku berhasil membuat Katy bangkrut dan menjadi pengemis, aku bebas melakukan apa pun terhadapnya!”
“Dan setelah kamu mati nanti, dia akan jadi milikku sepenuhnya!”
“Aku akan mempermainkannya delapan ratus kali sehari, lalu menjualnya ke tempat hiburan murahan—biar seribu orang menindihnya, sepuluh ribu orang memperkosanya!”
Namun Harvey hanya tersenyum santai.
“Delapan ratus kali sehari? Kamu yakin bisa? Bahkan jika memakai obat, kamu tetap takkan mampu!”
“Lagipula, kamu takkan pernah punya kesempatan itu.”
Wajah Gael menegang, lalu berubah menjadi gelap. “Teruskan saja omong kosongmu!”
“Sebentar lagi, kamu akan tahu rasanya mati!”
Dengan gigi terkatup dan wajah penuh kebencian, Gael menjerit, “Ayah! Bunuh dia!”
“Bunuh dia sekarang juga! Aku ingin dia merasakan hidup yang lebih buruk dari kematian!”
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 3919 – 3920 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 3919 – 3920.
Leave a Reply