Kebangkitan Harvey York Bab 3903 – 3904

Novel Rise to Power The Supreme Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bahasa Indonesia Lengkap.webp

Novel Kebangkitan Harvey York Bab 3903 – 3904 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.

Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 3903 – 3904.


Bab 3903

Desakan keras menggema di sekitar Katy—seluruh anggota keluarga Cobb membujuk tanpa henti, menyuarakan keinginan yang begitu jelas: mereka menghendaki Katy menikah dengan Gael.

Tidak lain dan tidak bukan, demi keuntungan keluarga yang tengah terpuruk dalam badai masalah.

Perasaan pribadi Katy? Bagi mereka, tak lebih dari angin lalu.

Sudah menjadi rahasia umum, menjalin hubungan dengan Aliansi Bela Diri Penang adalah kesempatan emas.

Jika mereka berhasil menjadi besan aliansi tersebut, maka keuntungan akan mengalir deras bak air bah yang tak terbendung.

Bahkan bila hanya untuk memperpanjang napas kejayaan mereka sebagai salah satu dari tiga keluarga besar di Nanyang, mereka rela mempertaruhkan segalanya.

Menikahkan Katy adalah salah satu bentuk pertaruhan itu.

Tak seorang pun di ruangan itu yang benar-benar peduli akan nasib Katy.

Yang mereka pikirkan hanyalah untung dan rugi. Bahkan, tanpa rasa malu, mereka tampak siap menyeret dan menyerahkannya ke pelukan Gael, layaknya barang dagangan.

Di tengah badai egoisme itu, Eden—memanfaatkan atmosfer kebencian yang sudah membara—mencibir sinis, suaranya lantang memecah ketegangan.

“Katy, kami semua di keluarga Cobb sepakat bahwa kamu harus menjelaskan sikapmu! Kamu harus menikahi Tuan Muda Padlow! Apa kamu sudah lupa, siapa yang melahirkan dan membesarkanmu?”

Wajah-wajah yang mengelilingi Katy tampak garang, bahkan buas. Dalam benaknya, Katy kembali pada masa lalu yang menyakitkan—masa mudanya yang penuh paksaan dan luka.

Senyum getir merekah di sudut bibirnya.

Katy sadar, keluarga Cobb tidak pernah berubah. Dari dulu hingga sekarang, mereka tetaplah keluarga pemangsa yang hanya tahu menghisap, menekan, dan mengorbankan.

Ia menyadari bahwa harapannya selama ini untuk bisa memperbaiki hubungan hanyalah ilusi semu belaka.

“Apa lagi yang kamu tunggu? Kenapa belum juga menandatangani surat nikah?”

Melihat rona pucat menghiasi wajah Katy, sang wanita tua dari keluarga Cobb merasa hampir menang.

Ia pun memutuskan untuk melancarkan pukulan terakhir—pukulan yang diharapkan akan mematahkan semangat Katy sepenuhnya.

“Aku sudah memerintahkan pembantu untuk memanggil detektif dari kantor polisi!”

“Kalau kamu masih bersikeras tak mau tanda tangan, aku tak bisa menjamin apa yang akan terjadi pada pria liar itu!”

Suaranya begitu dingin, menggigit, seolah mampu menembus tulang dan menusuk hati.

Katy tersenyum lirih—pahit dan penuh ironi.

Ketegasan keluarga Cobb menyadarkannya: di mata mereka, dirinya tak lebih dari alat transaksi yang bisa diperdagangkan kapan saja.

Ia kembali ke Nanyang dengan harapan bisa menopang keluarga, namun kenyataan berbicara lain. Semua itu tak lebih dari mimpi kosong.

Di sisi lain, Harvey hanya bisa menghela napas panjang. Ia menggenggam tangan kecil Katy dengan lembut, lalu berbisik di dekat telinganya.

“Katy, katanya tak ada kasih sayang sejati dalam keluarga kaya. Tapi keluarga Cobb-mu ini benar-benar melampaui bayanganku.”

“Mereka mengancammu dengan nyawa kakekmu, kini beralih pada keselamatanku.”

“Keluarga seperti ini, apa masih pantas kamu dambakan?”

“Bawa Penatua Cobb kembali ke Hong Kong, dan lanjutkan kepemimpinanmu di Geng Nayang. Itu seribu kali lebih terhormat ketimbang kamu diperlakukan bak barang dagangan di sini.”

Tepat saat itu, suara sirene memecah ketenangan.

Wanita tua dari keluarga Cobb mengangkat dagunya tinggi-tinggi dan berkata dingin,

“Katy, detektif dari kantor polisi sudah datang. Kalau kamu tidak berubah pikiran, pria liarmu itu akan berakhir di penjara gelap!”

Namun, tanpa gentar, Katy akhirnya menegakkan tubuhnya. Suaranya dalam dan tegas, menggema penuh ketegasan di tengah ruangan yang sempat sunyi.

“Wanita tua, ini peringatanku yang terakhir padamu!”

“Kamu dan seluruh keluarga Cobb benar-benar mengecewakanku.”

Ia menarik napas panjang, lalu matanya menatap tajam ke depan. Aura ketenangan dan tekad menyelimutinya.

“Mulai hari ini, aku meninggalkan keluarga Cobb. Aku bukan lagi bagian dari keluarga ini.”

“Kita selesai!”

“Katy, kamu salah besar,” sahut Harvey dengan senyum tipis, lalu melirik tajam ke sekeliling ruangan.

“Orang-orang rendahan seperti mereka, merekalah yang harus disingkirkan dari keluarga Cobb!”

“Wanita tua, Eden, Valery… satu per satu harus pergi!”

“Katy, hanya kamu yang layak menjadi keluarga Cobb. Mereka? Mereka tak pantas menyandang nama itu!”

Bab 3904

“Mereka tak pantas?”

Kata-kata Harvey membekas seperti petir yang membelah langit, membungkam kerumunan sejenak.

Namun tak lama kemudian, ruangan meledak dalam tawa yang penuh sindiran.

Wajah-wajah di pihak keluarga Cobb dipenuhi ejekan, seolah tak percaya pria ‘liar’ itu bisa sesombong itu.

Bagaimana mungkin satu orang saja berani mengatakan bahwa ratusan orang dari keluarga Cobb tidak layak?

Bagi mereka, ucapan Harvey tak ubahnya lelucon yang layak ditertawakan.

Beberapa perempuan muda dari keluarga Cobb bahkan menyipitkan mata, lalu mencibir sinis.

Mereka menggelengkan kepala berkali-kali, memandang Harvey seolah melihat badut yang tengah melakukan aksi konyolnya.

Katy sendiri tertegun. Ia menatap Harvey dengan mata yang penuh tanya. Apa maksud semua ini?

Namun Harvey tetap tenang, bahkan tersenyum tipis. Ia berkata mantap, “Katy, kekuatan sebuah keluarga bukan terletak pada jumlah anggotanya, tapi pada esensinya.”

“Karena sebagian dari mereka tidak layak menyandang nama Cobb, maka aku akan membuatmu menjadi keluarga Cobb dari Penang… dan juga satu-satunya keluarga Cobb dari Nanyang.”

“Dalam satu bulan, kamu akan menjadi satu-satunya keluarga Cobb yang diakui di kota ini!”

Mata Katy melebar. Ada riak emosi yang sulit diuraikan di wajahnya. Terkejut, haru, dan ketegangan berpadu dalam diam.

“Aku yakin ini juga sejalan dengan harapan Penatua Cobb,” lanjut Harvey.

Katy mengepalkan tangannya pelan, lalu berbisik, “Baik. Aku akan menjadi satu-satunya keluarga Cobb di Nanyang.”

Di saat yang sama, beberapa inspektur polisi telah muncul di ambang pintu.

Pengurus rumah tangga keluarga Cobb melangkah mendekat, menyampaikan sesuatu secara singkat.

Tanpa membuang waktu, salah satu inspektur—tinggi dan berwajah kaku—langsung menghunus pistol pendek dari pinggangnya dan berjalan menuju Harvey dengan sorot mata dingin.

Melihat adegan itu, sang wanita tua tersenyum mengejek.

“Cukup sudah sandiwara kalian! Mau menjadi satu-satunya keluarga Cobb? Keluarga Cobb di Nanyang?”

“Berani-beraninya kamu mengucapkan kata-kata besar seperti itu!”

“Katy, aku sudah memberimu kesempatan. Tapi kamu menolaknya mentah-mentah.”

“Saat ini, pria liarmu itu akan kubuat masuk ke penjara hitam! Biar dia belajar cara tunduk!”

“Kalau belum merasakan penderitaan, kalian kira keluarga Cobb bisa dipermainkan begitu saja?”

Tatapannya tajam dan penuh keyakinan. Baginya, Harvey adalah dalang dari semua kekacauan ini. Ia yakin, bila Harvey lenyap dari hadapan Katy, gadis itu akan kembali jinak.

Eden pun ikut memanfaatkan situasi.

“Benar! Aku baru saja mengalami gegar otak di vila keluarga! Orang ini harus bertanggung jawab!”

Katy mengernyit. Matanya tertuju pada para inspektur yang semakin dekat. Kekhawatiran membayang jelas di wajahnya. Dalam situasi seperti ini, melawan bukanlah pilihan.

Namun Harvey tetap tenang, bahkan melempar senyum tipis.

“Tak masalah. Aku akan baik-baik saja.”

“Justru hari ini adalah awal dari kebangkitan keluarga Cobb milikmu.”

“Dan hari kehancuran bagi keluarga Cobb yang tak tahu malu ini.”

“Tolong hentikan omong kosongmu!” bentak salah satu inspektur wanita dengan wajah bulat dan sorot mata penuh jijik.

“Kalau kamu masih terus membual, bisa-bisa langit pun pecah oleh kulit sapi yang kamu tiup!”

“Lebih baik ikut aku ke kantor polisi sekarang juga dan jelaskan soal luka itu!”


Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 3903 – 3904 gratis online.

Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 3903 – 3904.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*