Kebangkitan Harvey York Bab 3887 – 3888

Novel Rise to Power The Supreme Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bahasa Indonesia Lengkap.webp

Novel Kebangkitan Harvey York Bab 3887 – 3888 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.

Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 3887 – 3888.


Bab 3887

Beberapa tamparan keras mendarat di wajah Katy, meninggalkan semburat merah membengkak yang menyakitkan untuk dipandang.

Pemandangan itu sontak menjadi bahan pergunjingan bagi belasan pria dan wanita dari keluarga Cobb yang berpakaian mewah dan berdiri angkuh di sekitar ruangan.

“Katy ini sangat berbahaya,” gumam salah satu dari mereka. “Dia kabur ke Hong Kong dan Makau hanya karena tak mau menikah. Dia bahkan pernah mencemarkan nama baik keluarga Cobb!”

“Dan sekarang dia kembali membuat ulah. Apa dia takkan berhenti sampai menghancurkan kita semua?”

“Tuan Padlow sangat murka. Kalau dia memutus semua kerja sama antara keluarga Cobb dan Aliansi Bela Diri Penang, kita bisa merugi hingga miliaran!”

“Apa Katy siap menanggung semua akibatnya?”

“Kita dulu menghormatinya sebagai pemimpin utama keluarga, tapi lihatlah! Dia menyakiti kita semua!”

Gelengan kepala tampak di antara para anggota keluarga. Wajah-wajah mereka penuh kekecewaan, termasuk para tetua yang memegang otoritas tertinggi.

Ekspresi dingin mereka adalah bukti bahwa kepercayaan itu perlahan menguap.

Menarik napas dalam-dalam, Katy berkata dengan suara tegas, “Eden, aku akan menyelesaikan urusan hak pasokan dan membebaskan orang itu.”

“Kamu yang akan menyelesaikannya?” Eden mengejek dengan nada mencibir. “Bagaimana caranya? Dengan wajahmu atau tubuhmu?”

Tatapannya melirik tangan Katy yang diborgol. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk semakin lancang.

Dia meraih rambut Katy, memaksa wajah perempuan itu mendongak, memperhatikan raut lembutnya dengan tatapan liar yang tak mampu disembunyikan.

Ia menelan ludah, menekan keinginan kotor yang berputar dalam pikirannya.

Lalu dia berkata angkuh, “Kami semua sempat merasa lega saat kamu kembali ke Nanyang.”

“Kami pikir kamu bisa mewakili garis keturunan tertua, mengambil alih tampuk kekuasaan, dan membawa keluarga Cobb mempertahankan kejayaan tiga keluarga besar Nanyang.”

“Tapi nyatanya? Kamu masih saja sembrono, tak berubah dari dulu. Membiarkan emosi perempuan tuamu menguasai nalar.”

“Alih-alih membantu keluarga Cobb, kamu malah menyeret kami ke dalam jurang.”

Katy menggertakkan gigi. “Sudah kubilang, aku sudah menemukan solusinya!”

Eden tertawa sinis. “Solusi? Mudah saja! Setuju menikahi Gael! Maka Tuan Padlow pasti menarik kembali amarahnya!”

“Tapi kalau kamu tetap menolak…” Ia menyipitkan mata. “Jangan salahkan kami kalau mengira kamu punya lelaki gelap di luar sana.”

“Dan sesuai peraturan keluarga Cobb! Perempuan tak tahu malu seperti itu hanya pantas dilempar ke dalam kandang babi!”

Peringatan itu dilontarkan Eden sembari tersenyum mengerikan.

“Benar itu!” sahut yang lain. “Kalau dia tak setuju, seret saja ke kandang babi!”

“Sebagai putri tertua, dia malah menyebarkan kabar ke luar kalau dia punya lelaki simpanan. Itu memalukan bagi keluarga Cobb!”

“Wanita seperti itu tak tahu diri!”

Mata Katy menggelap, wajahnya membeku. Tatapannya menusuk tajam ke arah Eden yang tengah tersenyum puas. Namun, suaranya tetap dingin dan mantap.

“Kalau kamu ingin aku menikahi Gael, maka kamu harus mati.”

“Apa?!” Eden terpaku, sebelum akhirnya menyeringai licik. Ia memberi isyarat pada seseorang.

“Bawa cambuk itu ke sini!”

“Kalau kamu tak mau menyerah dengan baik-baik, maka biarkan cambuk yang membujukmu!”

“Dan kalau kamu masih tetap keras kepala, kami akan menyeretmu langsung ke kandang babi. Bahkan mayatmu pun akan kami serahkan ke keluarga Padlow sebagai bentuk tanggung jawab.”

Valery, yang sejak tadi hanya menonton sambil tersenyum puas, melangkah ke depan dan merebut cambuk dari tangan Eden.

Dengan penuh amarah yang sudah lama terpendam, dia mengayunkan cambuk itu ke tubuh Katy.

“Kamu keras kepala sekali!”

“Tuan Padlow menyukaimu, itu keberuntungan bagimu!”

“Dan kamu malah menolak? Kamu benar-benar menolak?!”

“Siapa kamu, sampai merasa pantas menolak!”

Tangan Katy terborgol, membuatnya tak mampu menghindar. Setiap cambukan Valery mencabik kulitnya, meninggalkan luka yang dalam.

Namun, meski wajahnya menyeringai menahan sakit, Katy tak mengeluarkan sepatah suara pun.

Bab 3888

“Ayo, cepat katakan setuju!”

Cambuk itu kembali menghantam, dan kali ini mata Valery memancarkan kebencian serta kecemburuan yang selama ini ia pendam.

Sejak kecil, dia selalu iri pada Katy—wajahnya, kecerdasannya, karismanya. Dan kini, saat kesempatan membalas dendam terbuka, Valery takkan membiarkannya lolos begitu saja.

“Ayo cepat!”

Satu cambukan lagi, dan tubuh Katy terhuyung. Ia hampir kehilangan keseimbangan.

Namun dari bibirnya tetap meluncur kalimat tegas, “Aku tidak akan menikahi Gael.”

Matanya melirik cemas ke arah halaman belakang.

Dean sedang beristirahat di sana. Jika keluarga Cobb mengusiknya sekarang, konsekuensinya bisa tak terbayangkan.

“Apa? Di tengah kondisi begini, kamu masih memikirkan lelaki tua itu?” Valery menatap ke mana arah pandang Katy, lalu mencibir.

“Tenang saja, seseorang akan memberinya obat sebentar lagi.”

“Dan setelah dia mati, kami akan melemparkan kesalahan padamu. Hahaha…!”

Valery tertawa puas, suaranya menyayat seperti belati.

“Karena kamu menolak, lelaki tua itu tak akan bisa menikmati masa tuanya dengan tenang. Semua ini salahmu, Katy.”

Untuk pertama kalinya, ekspresi Katy terlihat goyah. Ia menggertakkan gigi, lalu berkata dengan suara serak,

“Jangan keterlaluan. Dia adalah kakekmu!”

“Kakek?” Eden menyeringai kejam lalu menampar wajah Katy.

“Orang tua itu sudah tak berguna. Dia tak pantas disebut kakekku.”

“Keluarga Cobb butuh dewa perang, bukan bangkai tua tak berguna!”

“Dan yang tak berguna… pantas dibuang. Termasuk kamu!”

“Kamu setuju atau tidak? Jika tidak, dia akan mati.”

Sambil berkata demikian, Eden mengeluarkan ponsel dan mengaktifkan panggilan video.

Di layar, tampak Dean yang tak sadarkan diri disandarkan oleh beberapa pria. Di depan mulutnya, semangkuk ramuan gelap tengah dituangkan perlahan.

“Tidak! Tidak!” Tubuh Katy menggigil, wajahnya memucat.

“Aku setuju! Aku setuju dengan permintaanmu! Lepaskan Kakek! Jangan sakiti dia!”

Namun, di balik kepasrahan itu, sorot mata Katy menjadi redup.

Dia kembali ke keluarga ini untuk membangkitkan kejayaan. Tapi yang ia terima hanyalah pengkhianatan.

Tak ada luka yang lebih menyakitkan daripada hancurnya harapan.

“Kamu yang menyetujuinya sendiri!” seru Eden penuh kemenangan.

“Semua orang dengar, bukan?”

“Ini dia, Nona Cobb sendiri yang bersedia menikahi Tuan Padlow!”

“Tak ada paksaan!”

Ia lalu mengeluarkan dokumen pernikahan dan bersiap menempelkan cap jari Katy.

Namun tepat saat itu, suara keributan terdengar dari ponsel Eden.

Beberapa pria yang tadi memegang Dean tiba-tiba terpental keluar, dan panggilan video itu langsung terputus.

Serentak, suara gedoran keras menggema dari arah pintu.

Bang! Bang! Bang!

Para pria berjas yang menjaga pintu terpelanting keluar, dan sesosok bayangan menerobos masuk.

Plaak! Plaak! Plaak!

Suara tamparan bertubi-tubi terdengar. Orang-orang yang tadi menahan Katy langsung terhempas ke tanah.

Kemudian, sosok itu mendekati Valery dan menghajarnya dengan satu tamparan keras ke arah wajah.

“Ahhh!”

Valery menjerit, menutupi wajahnya yang memerah dan membengkak.

Tak pernah ia duga, seseorang benar-benar datang menolong Katy di saat genting ini.

Dan akhirnya, sosok penolong itu berdiri tegak di hadapan semua orang—tatapannya tajam, aura keberaniannya memancar tanpa perlu kata.

Harvey York.


Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 3887 – 3888 gratis online.

Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 3887 – 3888.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*