Novel Kebangkitan Harvey York Bab 3815 – 3816 dalam bahasa Indonesia. Menyadur novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Agung Ye Hao“.
Harvey York’s Rise to Power Chapter / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Bab 3815 – 3816.
Bab 3815
Clyde tidak melontarkan satu pun ucapan kosong. Empat direktur tetap dari Aliansi Bela Diri Dunia—yang didominasi oleh kekuatan Amerika Serikat dan Inggris—selalu bertindak selaras.
Mereka bukan hanya menguasai sebagian besar sumber daya seni bela diri global, tetapi juga kerap bekerja sama dalam diam untuk menekan aliansi dari negara lain yang mulai menunjukkan pengaruhnya.
Hubungan di antara mereka begitu solid, seakan satu napas, satu irama.
Bisa dikatakan, laju langkah Aliansi Bela Diri Dunia sepenuhnya mengikuti tempo dari empat direktur tetap tersebut.
Namun, kondisi di Timur Jauh dan Nanyang memang dikenal rumit dan mudah bergolak. Maka dari itu, Aliansi Bela Diri Dunia cenderung enggan ikut campur dalam urusan di dua wilayah itu.
Di wilayah lainnya, dominasi Aliansi Bela Diri Dunia nyaris mutlak.
Dengan realitas seperti ini, bagaimana mungkin para direktur tetap bersedia menyerahkan kekuasaan kepada Aliansi Bela Diri Daxia?
Keputusan tersebut tak hanya menambah satu suara dalam dewan kekuasaan, tetapi juga akan mengacaukan keseimbangan yang telah mereka bangun.
Bagaimana mungkin mereka bisa terus “memotong daun bawang” dari berbagai aliansi jika langkah mereka tidak lagi seirama?
Saat melihat wajah Emilio dan yang lain mulai mengeras karena amarah, Harvey tersenyum samar.
“Apa kalian yakin ingin menolak syarat ini?” tanyanya lembut.
Emilio dan para wakil lainnya menggeleng mantap tanpa ragu. Dengan suara dingin, mereka menjawab serempak, “Tidak!”
“Tak perlu menolak sekeras itu,” Harvey tetap tersenyum tenang. “Bukankah kalian semua memiliki guru di balik layar? Mengapa tidak meminta petunjuk dari mereka dulu?”
“Tak perlu! Kami mampu membuat keputusan sendiri atas urusan ini!” Emilio membentak.
“Kamu harus mengubah syaratnya, Harvey, atau kami akan keluar dari pembicaraan ini!”
“Lagi pula, seperti yang dikatakan Pangeran Osborne, meski kami setuju untuk merekomendasikan, empat direktur tetap tidak akan pernah menyetujuinya!”
Harvey menanggapinya dengan senyum tipis. “Aku yakin mereka akan menyetujuinya.”
“Yang kita butuhkan hanyalah rekomendasi bersama dari kalian. Jika itu bisa terpenuhi, maka semuanya akan menjadi sah.”
Emilio mendengus lalu berkata dengan suara penuh keyakinan, “Kalau sampai Aliansi Bela Diri Daxia benar-benar jadi anggota tetap, aku akan berlutut dan memanggilmu ayah!”
Harvey mengangkat alis, tersenyum sinis. “Silakan berlutut kalau ingin, tapi lupakan soal memanggilku ayah.”
“Bagaimanapun juga, aku tak mungkin punya anak sebodoh kamu.”
“Dan lagi, soal apakah semua ini akan berjalan atau tidak, itu sudah bukan urusanmu.”
Drrrtt——
Hampir bersamaan dengan kata-kata Harvey berakhir, ponsel milik Emilio, Isshin, dan para wakil lainnya bergetar hebat.
Di sisi lain, Clyde—yang sebelumnya bersikap dingin seperti patung batu—mendadak merasakan firasat buruk menyelinap dalam hatinya.
“Wakil yang terhormat, saya mohon maaf atas syarat berlebihan yang diajukan oleh pihak kami dari Daxia,” ucap Clyde terburu-buru.
“Kalian boleh pergi sekarang. Saya akan meminta Klan Osborne dari Barat Laut untuk turun tangan membujuk Harvey.”
“Dia takkan berani mengumumkan sesuatu yang tak seharusnya diumumkan. Percayalah!”
Clyde terdengar nyaris kehilangan akal sehat. Ucapan berikutnya meluncur tanpa bisa ditahan.
“Soal pencalonan Aliansi Bela Diri Daxia menjadi anggota tetap Aliansi Dunia, itu hanya sebuah lelucon!”
“Bahkan kalau Aliansi Bela Diri Timur Jauh dan Nanyang ingin mencalonkan, tetap dibutuhkan dukungan dari salah satu dari empat direktur tetap agar pencalonan itu sah, bukan?”
“Harvey bahkan tak mengerti logika sederhana seperti ini, tapi sudah berani mengajukan syarat yang konyol di sini. Ini benar-benar tak masuk akal!”
Mendengar ocehan Clyde, mata Emilio dan para wakil lain memancarkan cahaya. Mereka nyaris membuka mulut untuk mendukung.
Namun Harvey mendahului mereka.
“Apakah kalian yakin tidak ingin menjawab telepon dulu sebelum melanjutkan percakapan?” tanyanya dengan santai.
“Siapa tahu yang menelepon adalah guru kalian?”
Ucapan itu membuat mereka tercekat. Emilio dan kawan-kawan dengan tergesa merogoh ponsel mereka.
Ketika mereka membaca isi pesan dan panggilan itu, wajah mereka berubah drastis.
Beberapa detik kemudian, Emilio bersuara lirih namun penuh kekalutan, “Apa? Aliansi Bela Diri Dunia mengadakan pertemuan darurat hari ini? Dan… Aliansi Bela Diri Inggris mencalonkan Daxia sebagai direktur tetap kelima?!”
“Dan kecuali Amerika menolak, dua direktur tetap lainnya telah menyatakan setuju?”
“Yang tersisa sekarang hanyalah rekomendasi dari Aliansi Bela Diri Timur Jauh dan Nanyang?”
Bab 3816
Mendengar itu, rona wajah Clyde seketika berubah menjadi gelap.
Ia tidak bisa memahami bagaimana sebuah kebetulan bisa terjadi seakurat ini.
Di saat yang begitu krusial, Aliansi Bela Diri Dunia justru mengadakan rapat dan mencalonkan Aliansi Bela Diri Daxia?
Bagaimana ini bisa terjadi!?
Terlebih lagi, mengapa semua ini tampak persis seperti yang sebelumnya dikatakan oleh Harvey, si bajingan itu?
Jangan-jangan, semua ini adalah rencana dia!?
Pemikiran itu perlahan merayap dalam benak Clyde, tumbuh liar seperti rumput laut yang terombang-ambing di dasar laut.
Namun sejurus kemudian, dia mencoba menenangkan diri, meyakinkan dirinya bahwa semua ini hanyalah kebetulan belaka.
Mana mungkin seorang tokoh kecil seperti Harvey mampu mempengaruhi arah kebijakan Aliansi Bela Diri Dunia?
Tidak mungkin. Sama sekali tidak mungkin!
Dengan keyakinan itu, Clyde berkata tegas, “Wakil yang terhormat, jangan terpengaruh oleh pria bermarga York ini!”
“Dia pasti mengetahui lebih dulu dari jalur informasi gelap bahwa dalam rapat hari ini, Aliansi Inggris akan mencalonkan Daxia!”
“Itulah sebabnya dia menyodorkan syarat semacam itu!”
“Jangan setuju! Kami dari Daxia tahu diri. Kami tak layak menempati posisi setinggi itu!”
Namun sebelum kalimat Clyde selesai terucap, ia melihat Emilio dan yang lain meletakkan ponsel mereka serempak.
Wajah Emilio dan Isshin tampak begitu muram, dan mereka menggertakkan gigi dengan penuh amarah.
Sebaliknya, Gordon dan Rowen justru segera melangkah ke depan, menghampiri Harvey dan membungkuk dalam-dalam.
“Tuan York, saya sungguh minta maaf. Tadi malam saya kurang istirahat dan gagal mengenali sosok hebat di hadapan saya. Saya benar-benar menyesal atas sikap tak pantas saya!”
“Barusan, Aliansi Bela Diri Timur Jauh dan Nanyang telah mencapai keputusan.”
“Kami akan mewakili aliansi-aliansi bela diri dari kedua wilayah tersebut untuk secara resmi merekomendasikan Daxia sebagai direktur tetap kelima dalam struktur Aliansi Bela Diri Dunia!”
“Adapun sikap dari Aliansi Tianzhu maupun aliansi dari negara kepulauan, mendukung atau menolak—itu tidak akan memengaruhi keputusan kami.”
“Rekomendasi ini adalah bentuk ketulusan dari kami.”
Nada bicara mereka kini berubah total. Tak ada lagi sikap congkak atau superioritas. Yang ada justru ketundukan dan kehati-hatian.
Emilio dan Isshin pun tetap diam. Wajah mereka suram, tapi mereka tak berani lagi menyela.
Aliansi Tianzhu dan Negara Kepulauan memang menjadi pihak yang paling tidak siap menerima kebangkitan Daxia.
Namun kini, dengan Inggris sebagai pengusul, serta dukungan Timur Jauh dan Nanyang, semuanya telah berubah arah.
Masalah ini sudah bisa dianggap selesai.
Terlebih lagi, mereka baru saja menerima perintah dari atasan masing-masing untuk tidak ikut campur. Urusan ini terlalu kompleks.
Bahkan jika ingin bicara, mereka tak lagi punya keberanian.
Adegan ini mengejutkan semua anggota Aliansi Daxia, bahkan Danell tak bisa menahan diri untuk menampar pipinya dua kali—memastikan bahwa dirinya tidak sedang bermimpi.
Sementara Clyde hanya bisa membeku di tempat, tak tahu harus berkata apa.
Semakin keras ia menyangkal, semakin pahit pula kenyataan yang harus ditelannya.
Dengan santai, Harvey menerima secangkir teh yang disodorkan Eleanor, menyesapnya pelan.
“Jadi,” ucapnya ringan, “kapan rekomendasi bersama itu akan dikirimkan?”
Rowen menjawab dengan penuh semangat, “Jangan khawatir, Tuan York. Dalam tiga hari ke depan, Aliansi Timur Jauh akan menggelar rapat resmi. Saya jamin, lebih dari dua pertiga negara anggota akan menyetujui.”
Gordon menyambung dengan nada antusias, “Dan Aliansi Nanyang akan mengadakan rapat darurat sore ini. Sembilan dari sepuluh negara anggota kami sudah siap memberikan persetujuan!”
“Dengan dukungan tiga dari empat direktur tetap, dan rekomendasi resmi dari dua wilayah kami…”
“Menurut saya, sudah saatnya Daxia mengirimkan perwakilannya ke markas pusat Aliansi Bela Diri Dunia!”
Semoga terhibur dengan cerita Novel Harvey York dan Mandy Zimmer (Ye Hao dan Zheng Man’er) Bab 3815 – 3816 gratis online.
Harvey York’s Rise to Power / The Supreme Harvey York / Kekuatan Harvey York untuk Bangkit Chapter bab 3815 – 3816.
Leave a Reply