Novel Charlie Wade Bab 7597 – 7598

si karismatik novel Charlie Wade lengkap gratis online free - stefan stefancik - unsplash @

Novel Charlie Wade Bab 7597 – 7598 dalam bahasa Indonesia. Diterjemahkan dari novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Naga Tertinggi Ye Chen – Xiao Churan”. Semoga bisa menikmati kisah / ceritanya yang semakin seru.

The Amazing Son-in-Law / The Charismatic Charlie Wade (Ye Chen) Chapter Bab 7597 – 7598.


Bab 7597

Steve mengantar Robert keluar dari ruang privat. Begitu mereka pergi, Rachael segera menghampiri Vera dan menyapanya dengan hangat dalam bahasa Mandarin.

“Anna, kapan kamu akan datang ke Stanford? Jurusan apa yang ingin kamu ambil? Kalau kamu tidak keberatan, kita saling bertukar WeChat saja. Kalau nanti kamu butuh bantuan apa pun selama di Stanford, jangan ragu menghubungiku!”

Rachael memang perempuan yang cerdas. Sejak kecil ia ditempa dalam berbagai bidang, terutama keterampilan bersosialisasi, yang menjadi keahliannya. Walaupun ia tidak mengetahui latar belakang Charlie maupun Vera, ia paham bahwa menjalin hubungan baik dengan keduanya pasti akan membawa keuntungan di kemudian hari.

Alasan utamanya mendekati Vera juga sangat sederhana. Charlie sendiri telah menyatakan bahwa Vera akan datang ke Stanford untuk menempuh pendidikan, sementara dirinya adalah kakak Vera. Rachael sama sekali tidak meragukan hal itu.

Selama Vera tiba di Stanford dan ia berhasil lebih dulu menjalin persahabatan dengannya, peluangnya untuk semakin dekat dengan keluarga Rothschild tentu akan jauh lebih besar.

Menyadari bahwa Rachael tengah berusaha mendekatinya, Vera hanya tersenyum tipis lalu menoleh kepada Charlie.

“Aku jadi datang ke Stanford atau tidak, semuanya bergantung pada keputusan kakakku.”

Vera tahu Charlie pasti akan berbicara langsung kepada Rachael. Karena itu, ia sengaja mengalihkan percakapan kepadanya.

Tanpa menyadari maksud Vera, Rachael segera berkata kepada Charlie dengan penuh keramahan, “Tuan Chen, begitu Anna tiba di Stanford, saya akan melakukan yang terbaik agar dia cepat beradaptasi dengan lingkungan di sini. Anda tidak perlu mengkhawatirkannya.”

Charlie menatap Rachael, terkekeh pelan, tetapi tidak langsung menjawab.

Tatapan itu membuat Rachael sedikit gelisah. Ia merasa Charlie telah menembus niatnya untuk mendekati Vera. Jika ternyata Vera tidak terlalu memedulikannya, perhatian yang ia tunjukkan barusan justru akan tampak berlebihan dan memalukan.

Sesaat kemudian, Charlie tersenyum tipis dan berkata,

“Nona Getty, meskipun keluarga dari pihak ayahmu sekarang sedang mengalami kemunduran, bagaimanapun juga mereka masih termasuk dua puluh keluarga paling berpengaruh di Amerika. Apa keluarga Getty tidak mengetahui identitasmu sebagai seorang cendikiawan?”

Ucapan itu bagaikan sambaran petir yang menghantam Rachael.

Dalam sekejap, wajahnya memucat tanpa sisa darah.

Jantungnya berdetak begitu keras hingga seolah hendak meloncat keluar dari dadanya.

Ia sama sekali tidak pernah menyangka bahwa pemuda Asia yang bahkan membuat pewaris keluarga Rothschild harus bersikap begitu hormat kepadanya, mampu membongkar penyamaran terdalamnya hanya dengan beberapa kalimat.

Bagi Rachael, identitas sebagai seorang cendikiawan adalah kelemahan terbesar yang dimiliki setiap anggota organisasi itu.

Tugas utama seorang cendikiawan bukanlah semata-mata menyusup ke keluarga, individu, ataupun organisasi tertentu, melainkan menjaga identitas mereka tetap tersembunyi tanpa cela.

Perkumpulan Penghancuran Qing mungkin masih bisa memaklumi seorang cendikiawan yang gagal menyusup ke target penting. Dalam keadaan seperti itu, hukuman paling berat biasanya hanya berupa pengurangan sumber daya dan dukungan, bukan kematian.

Namun, begitu identitas seorang cendikiawan terbongkar, keadaan akan berubah sepenuhnya.

Sekalipun orang itu telah berhasil menyusup hingga ke lingkaran terdalam Presiden Amerika Serikat, nilainya akan lenyap seketika dan justru berubah menjadi ancaman terbesar bagi Perkumpulan Penghancuran Qing.

Bagi organisasi itu, setiap kali identitas seorang cendikiawan terungkap, situasinya tak ubahnya anggota tubuh yang terkena tetanus. Satu-satunya pilihan adalah memotongnya tanpa ragu agar ancaman di masa depan benar-benar sirna.

Karena itulah, saat Charlie mengucapkan kata tersebut, Rachael merasa dirinya beserta seluruh keluarganya telah berdiri di ambang kematian.

Dengan tatapan penuh ketakutan, ia memandang Charlie dan bergumam dengan suara bergetar,

“Kamu… apa yang sebenarnya kamu katakan…? Aku… aku tidak mengerti…”

Charlie menyunggingkan senyum sinis.

“Nona Getty, tidak ada gunanya terus berpura-pura. Aku tahu siapa dirimu, dan aku juga tahu misimu adalah menyusup ke dalam keluarga Rothschild.”

“Harus kuakui, kamu sudah sangat dekat dengan keberhasilan. Begitu Steve resmi menjadi pewaris keluarga Rothschild, kakek Robert akan berubah menjadi cabang sampingan keluarga. Saat itulah Robert bisa menikahimu, seorang gadis dengan enam puluh persen garis keturunan kulit putih.”

“Selama bertahun-tahun, kurasa belum pernah ada cendikiawan dari Perkumpulan Penghancuran Qing yang mampu menyusup sedalam ini ke keluarga bangsawan Eropa sekelas Rothschild, bukan?”

Bab 7598

Bahkan Rachael, yang telah menjalani berbagai pelatihan keras sejak kecil, kini gemetar hebat bagaikan daun yang diterpa badai.

Bagaimanapun juga, usianya baru menginjak dua puluh tahun.

Sehebat apa pun latihan yang pernah dijalaninya, paling jauh ia hanya belajar untuk tidak takut menghadapi kematian.

Namun, apa yang diungkapkan Charlie bukan sekadar menyangkut hidup atau matinya sendiri.

Yang dipertaruhkan adalah nyawanya, nyawa ibunya, neneknya, hingga seluruh garis keturunan keluarganya.

Dan semua itu bukan sekadar ancaman kosong.

Sudah ada presedennya.

Dua cendikiawan yang pernah berhasil menyusup ke keluarga Acker dibantai bersama seluruh anggota keluarganya oleh Perkumpulan Penghancuran Qing setelah identitas mereka terbongkar. Bahkan anak-anak kecil pun tidak dibiarkan hidup.

Apabila identitas Rachael terungkap, maka garis keturunan dari pihak ibunya hingga tiga generasi akan dimusnahkan tanpa ampun oleh Perkumpulan Penghancuran Qing.

Air mata langsung memenuhi pelupuk mata Rachael.

Tubuhnya bergetar tanpa kendali.

Dengan wajah yang dipenuhi ketakutan, ia menatap Charlie lalu berkata terbata-bata,

“Aku… apa yang harus kulakukan agar kamu bersedia mengampuni aku dan keluargaku?”

Rachael memang perempuan yang sangat cerdas.

Walaupun rasa takut telah menguasai dirinya, pikirannya tetap bekerja dengan jernih.

Ia memang tidak dapat menebak siapa sebenarnya Charlie.

Namun, ia tahu satu hal.

Karena Charlie memilih mengungkap identitasnya secara langsung di hadapannya, berarti pria itu pasti masih membutuhkan dirinya.

Kalau tidak, Charlie cukup membeberkan identitasnya kepada publik tanpa perlu bertemu dengannya. Bahkan hanya dengan membuat sebuah unggahan di internet. Walaupun sebagian besar orang mungkin menganggapnya omong kosong, Perkumpulan Penghancuran Qing tetap akan menemukan unggahan itu dan memusnahkan seluruh keluarganya dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Saat ini, Perkumpulan Penghancuran Qing bukan lagi organisasi feodal yang kuno dan tertinggal.

Mereka telah menjelma menjadi konglomerat multinasional raksasa yang memiliki jaringan kantor, aset, dan personel di seluruh penjuru dunia, dengan pengaruh yang merambah hampir setiap lapisan masyarakat.

Selain memiliki para pembunuh elit, pasukan kavaleri terbaik, Lima Komando Militer, serta berbagai industri nyata, Perkumpulan Penghancuran Qing juga mengoperasikan satelit komunikasinya sendiri beserta tim keamanan siber yang sangat kuat.

Kata-kata seperti “Perkumpulan Penghancuran Qing”, “Victoria”, “cendikiawan”, “pembunuh”, “kavaleri elit”, dan “Lima Komando Militer” merupakan istilah dengan tingkat sensitivitas tertinggi bagi organisasi tersebut.

Tim keamanan siber mereka mengendalikan sistem perayap internet paling canggih di dunia, yang setiap hari menyisir jaringan internet dari berbagai negara untuk mencari kemunculan kata-kata kunci tersebut.

Begitu ditemukan, seluruh data akan melalui proses analisis yang sangat ketat guna memastikan apakah kemunculannya hanyalah kebetulan atau merupakan kebocoran informasi.

Sebagai contoh, apabila sebuah novel menyebut nama Victoria, biasanya hal itu tidak akan menimbulkan masalah. Setelah melalui penyaringan, sistem akan memasukkan judul novel beserta nama tokoh utamanya ke dalam daftar putih yang dikaitkan dengan kata “Victoria”.

Dengan begitu, apabila perayap internet kembali menemukan kata “Victoria” yang muncul bersamaan dengan judul novel maupun nama tokoh utama tersebut, sistem akan langsung menganggapnya sebagai informasi yang aman dan tidak perlu diperiksa lebih lanjut.

Sebaliknya, jika suatu konten memuat beberapa istilah yang sangat sensitif sekaligus, sistem akan segera mengaktifkan respons dengan tingkat kewaspadaan yang jauh lebih tinggi. Tim keamanan siber Perkumpulan Penghancuran Qing akan langsung turun tangan.

Misalnya, apabila Charlie mengunggah tulisan di situs web mana pun, atau bahkan sekadar meninggalkan komentar di sebuah video pendek dengan kalimat “Perkumpulan Penghancuran Qing Victoria”, kombinasi kata kunci itu akan langsung terdeteksi oleh sistem mereka, lalu identitas pengunggahnya akan segera dilacak.

Sesudah itu, mereka akan mengirim pembunuh bayaran atau pasukan elit untuk menangkap dan menginterogasi orang tersebut secara langsung, kemudian melenyapkan seluruh individu yang memiliki keterkaitan dengannya.

Tentu saja, jika sang pengunggah memiliki kemampuan untuk menyembunyikan identitasnya dengan sempurna, Perkumpulan Penghancuran Qing pun tidak akan mampu berbuat banyak.

Namun, apabila Charlie mengirimkan pesan melalui saluran yang benar-benar aman dan secara terang-terangan menyebut bahwa Rachael Getty adalah anggota Perkumpulan Penghancuran Qing, maka dalam hitungan jam saja, seluruh anggota keluarga Rachael Getty akan dibungkam untuk selamanya.


Demikian kisah/cerita dari Novel Charlie Wade Bab 7597 – 7598 gratis online. Semoga terhibur.

The Charismatic Charlie Wade / The Amazing Son-in-Law Chapter bab Novel Charlie Wade Bab 7597 – 7598.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*