Novel Charlie Wade Bab 7563 – 7564

si karismatik novel Charlie Wade lengkap gratis online free - stefan stefancik - unsplash @

Novel Charlie Wade Bab 7563 – 7564 dalam bahasa Indonesia. Diterjemahkan dari novel serial berbahasa China dengan judul “Menantu Naga Tertinggi Ye Chen – Xiao Churan”. Semoga bisa menikmati kisah / ceritanya yang semakin seru.

The Amazing Son-in-Law / The Charismatic Charlie Wade (Ye Chen) Chapter Bab 7563 – 7564.


Bab 7563

Saran yang diajukan Vera benar-benar membuka cakrawala baru bagi Charlie.

Sembilan susunan teleportasi yang tersebar di berbagai penjuru dunia memberinya kemampuan mobilitas global yang nyaris instan—sesuatu yang bahkan tidak bisa dibayangkan oleh teknologi modern.

Sementara itu, keberadaan cincin penyimpanan membuat mobilitas luar biasa itu berubah menjadi kekuatan logistik yang hampir tak tertandingi.

Ruang di dalam cincin Charlie diperkirakan mencapai setidaknya 100.000 meter kubik. Volume sebesar itu cukup untuk membawa persediaan dalam jumlah yang mencengangkan dalam satu waktu. Jika digunakan untuk mengangkut minyak mentah ringan, ia bahkan bisa membawa hingga 90.000 ton—jumlah yang pada dasarnya setara dengan kapasitas kapal tanker laut raksasa.

Namun, perbedaannya sangat mencolok.

Kapal laut sebesar itu membutuhkan waktu setidaknya satu bulan untuk menyelesaikan perjalanan antarbenua. Sementara Charlie, dengan bantuan susunan teleportasi, dapat menempuh jarak yang sama dalam waktu kurang dari sepuluh detik.

Perbandingan ini saja sudah cukup untuk menunjukkan betapa luar biasanya efisiensi yang dimilikinya.

Dengan demikian, alokasi persediaan di antara sembilan susunan teleportasi di masa depan akan menjadi sangat sederhana dan efisien.

Meski begitu, Charlie juga menyadari satu hal penting—ia tidak mungkin menangani sendiri seluruh proses pengumpulan dan distribusi berbagai sumber daya tersebut.

Oleh karena itu, solusi terbaik adalah mendirikan perusahaan pelayaran sekaligus pusat distribusi logistik udara. Dengan memanfaatkan pesawat kargo, berbagai pasokan dapat dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian disimpan di gudang sebelum akhirnya dipindahkan olehnya.

Bagi Charlie, menggelontorkan miliaran dolar AS hanyalah seperti setetes air di lautan. Namun, di dunia nyata, jumlah tersebut tetaplah angka yang sangat besar dan mampu mengguncang sektor mana pun.

Ia tidak memiliki niat untuk mencari keuntungan dari transportasi udara. Maka dari itu, ia tidak perlu membangun armada kargo dalam skala besar, tidak perlu mengembangkan banyak bandara penghubung, apalagi berinvestasi seperti perusahaan raksasa logistik internasional.

Yang ia butuhkan hanyalah sebidang lahan di dekat Bandara Chengdu, dibangun menjadi basis yang lengkap, serta sebuah armada kecil berisi sekitar sepuluh pesawat kargo—itu saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhannya.

Namun, dalam jangka panjang, rencana ini jelas tidak akan berhenti di Chengdu saja.

Secara teoritis, pangkalan serupa juga perlu dibangun di dekat delapan susunan teleportasi lainnya. Hanya saja, beberapa lokasi seperti wilayah Timur Jauh Rusia, Pegunungan Kilimanjaro di Tanzania, serta Pegunungan Semeru di Indonesia merupakan daerah dengan perkembangan ekonomi yang relatif tertinggal, sehingga pengerahan di sana belum menjadi prioritas.

Sebaliknya, lokasi di Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa harus segera dipersiapkan. Dengan adanya pangkalan di wilayah-wilayah tersebut, pergerakan di masa depan akan menjadi jauh lebih fleksibel.

Jika kejadian seperti pencurian Panji Harta Karun Empat Arah oleh keluarga Rothschild terulang kembali, mereka bisa kembali ke titik asal hanya dalam sekejap melalui susunan teleportasi.

Dengan gambaran besar ini di benaknya, Charlie segera mulai mengambil tindakan.

Ia memerintahkan Isaac untuk segera mendirikan perusahaan pengiriman, serta secara langsung pergi ke Chengdu guna mencari lokasi yang sesuai.

Karena perusahaan semacam ini membutuhkan berbagai izin dan lisensi yang rumit, Charlie menyarankan agar tidak membangunnya dari nol, melainkan langsung mengakuisisi perusahaan yang telah memiliki kualifikasi lengkap.

Dengan dominasi SF Express di pasar pengiriman udara domestik, mencari perusahaan dengan armada yang memadai memang bukan perkara mudah.

Namun, keunggulan Charlie terletak pada satu hal—modal yang hampir tak terbatas.

Ia bisa mengakuisisi perusahaan sekaligus memperluas armadanya secara bersamaan tanpa kendala berarti.

Selain itu, membeli pesawat kargo ternyata tidak sesulit yang dibayangkan.

Berbeda dengan pesawat penumpang yang harus dipesan dari pabrikan dan menunggu waktu pengiriman hingga satu atau dua tahun, sebagian besar pesawat kargo di dunia saat ini merupakan hasil konversi dari pesawat penumpang yang telah pensiun.

Bahkan, dalam industri penerbangan kargo internasional, pesawat konversi seperti ini menyumbang hingga 90% dari total armada. Banyak di antaranya telah beroperasi selama dua puluh hingga tiga puluh tahun.

Meski mungkin tidak lagi nyaman untuk mengangkut penumpang, pesawat-pesawat tersebut tetap sangat andal untuk membawa kargo dalam jumlah besar.

Bab 7564

Namun demikian, Charlie tetap menetapkan satu syarat yang jelas kepada Isaac: ia tidak menginginkan pesawat kargo berbadan sempit untuk rute pendek hingga menengah.

Bagi perusahaan logistik biasa, jenis pesawat tersebut memang sangat menguntungkan untuk jalur domestik. Namun bagi Charlie, itu sama sekali tidak berguna.

Yang ia butuhkan adalah pesawat kargo jarak sangat jauh, dengan jangkauan lebih dari 10.000 kilometer—hanya dengan begitu ia bisa dengan mudah mengoordinasikan operasi lintas benua.

Setelah menyampaikan instruksi kepada Isaac, Charlie kemudian menghubungi Liam, yang bertanggung jawab atas Perusahaan Jiuxuan Pharmaceutical.

Ia meminta Liam untuk mengatur para ahli pengobatan tradisional Tiongkok agar mulai membudidayakan berbagai tanaman obat yang dibutuhkannya dalam wadah tanam portabel dan modular.

Wadah-wadah tersebut harus memiliki standar dan spesifikasi yang seragam, sehingga nantinya dapat langsung dipindahkan ke kota bawah tanah tanpa perlu ditanam ulang.

Setelah semua pengaturan selesai, Charlie menoleh kepada Vera dan berkata, “Nona Lavor, semua persiapan ini akan memakan waktu. Mungkin kita sebaiknya memindahkan Induk Teh Pu-er ke kota bawah tanah terlebih dahulu. Saat musim dingin di Antartika berakhir, perusahaan pengiriman, pangkalan penyimpanan, dan pihak Liam seharusnya sudah hampir siap.”

Vera mengangguk pelan, ekspresinya tenang namun serius. “Kalau begitu, saya akan merepotkan Anda, Tuan Muda, untuk memindahkan Induk Teh Pu-er beserta seluruh akarnya, lalu menyimpannya sementara di ruang penyimpanan. Saya akan meminta Logan dan Emmet mengatur pengirimannya ke Gunung Tangisan Bangau.”

Charlie mengangguk.

Dengan memanfaatkan energi spiritualnya yang kuat dan halus, ia dengan hati-hati melepaskan akar Pohon Teh Pu-er dari tanah, memastikan tidak ada bagian yang rusak. Gerakannya tenang namun presisi, seolah ia tengah melakukan sebuah ritual yang sakral.

Kemudian, dengan sentuhan ringan pada cabang-cabangnya, pohon itu langsung menghilang—tersimpan di dalam ruang penyimpanannya.

Kayu rosewood yang berada di dalam ruang tersebut, meskipun usianya tak diketahui, tetap terlihat segar, seakan baru saja ditebang.

Dari situ, Charlie mulai berspekulasi—ruang empat dimensi ini kemungkinan memiliki sifat yang lebih istimewa: waktu tampaknya tidak berlaku di dalamnya.

Tanaman, makanan, atau benda apa pun yang disimpan di sana mungkin tidak akan mengalami perubahan. Tidak ada pembusukan, tidak ada pelapukan—semuanya akan tetap seperti saat pertama kali dimasukkan.

Melihat Pohon Teh Pu-er lenyap begitu saja dari tangan Charlie, Vera tak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Namun kemudian, sebuah pemikiran muncul di benaknya.

“Tuan Muda, sepertinya tidak ada tanah di kota bawah tanah, bukan?”

“Tidak,” jawab Charlie sambil menggeleng. “Para kultivator itu tampaknya tidak membutuhkan tanaman, bahkan bunga atau rumput sekalipun.”

Vera mengangguk pelan. “Kalau begitu, kita harus membawa sedikit tanah ke sana, untuk berjaga-jaga.”

Charlie tersenyum tipis. “Kalau begitu, mari kita pergi ke pegunungan dekat Champs-Élysées sekarang—tempat aku terakhir bertarung dengan Tuan Changsheng. Vegetasi di sana sangat subur, jadi kualitas tanahnya pasti baik.”

Vera membalas dengan senyum ringan. “Kalau begitu, aku akan mengantarmu dengan helikopter. Kita bisa pergi dan kembali dengan cepat.”

Di Vila Scarlet Pinnacle memang tersedia helikopter ringan, dan Vera cukup mahir mengemudikannya.

Tanpa banyak bicara, keduanya segera bersiap dan berangkat menembus malam yang sunyi. Helikopter itu lepas landas dari Scarlet Pinnacle, lalu meluncur menuju pegunungan di dekat Champs-Élysées, membelah langit gelap yang dihiasi bintang-bintang redup.

Di dalam kokpit, suara baling-baling berpadu dengan dengungan mesin, menciptakan irama yang stabil. Vera, yang duduk di kursi pilot, berbicara kepada Charlie melalui headphone peredam bising dan sistem interkom.

“Tuan Muda, saya bisa meminta Emmet menggunakan koneksinya untuk membangun landasan helikopter di dekat susunan teleportasi di Gunung Heming, dengan alasan penelitian ilmiah.”

Ia melanjutkan dengan nada tenang namun penuh perhitungan.

“Dengan begitu, perjalanan bolak-balik akan jauh lebih mudah. Kita bisa langsung terbang dari susunan teleportasi di Gunung Heming ke Bandara Chengdu—seluruh perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar dua puluh menit.”

Mendengar itu, mata Charlie langsung berbinar, semangatnya kembali menyala.

“Itu luar biasa!”

Ia tersenyum lebar, nada suaranya dipenuhi antusiasme yang sulit disembunyikan.

“Dengan helikopter, kita akhirnya melewati rintangan terakhir. Perjalanan kembali ke Aurous Hill di masa depan akan menjadi jauh lebih mudah!”


Demikian kisah/cerita dari Novel Charlie Wade Bab 7563 – 7564 gratis online. Semoga terhibur.

The Charismatic Charlie Wade / The Amazing Son-in-Law Chapter bab Novel Charlie Wade Bab 7563 – 7564.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*